Tok! Pemegang Saham BCA Setuju Stock Split Rasio 1:5

Market - Syarizal Sidik, CNBC Indonesia
23 September 2021 11:58
BCA

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemegang saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyetujui aksi korporasi pemecahan saham yang beredar (stock split). Aksi korporasi tersebut telah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan, Kamis (23/9/2021).

RUPSLB tersebut memberikan persetujuan atas aksi korporasi stock split dengan rasio 1: 5 (1 saham yang ada saat ini dipecah menjadi 5 saham baru). Nilai nominal per saham BBCA saat ini adalah Rp 62,5, sedangkan nilai nominal per saham BBCA setelah stock split akan menjadi sebesar Rp 12,5. Sebagai informasi, harga saham BBCA pada saat siaran pers ini dikeluarkan berkisar Rp32.000 per saham.

''Kami melihat bahwa investor ritel termasuk investor muda di pasar modal Indonesia memiliki ketertarikan yang kuat untuk berinvestasi saham BBCA. Dengan adanya aksi korporasi ini diharapkan harga saham BCA dapat lebih terjangkau oleh investor retail. Aksi korporasi pemecahan saham tersebut dilandasi juga oleh komitmen BCA dalam mendukung perkembangan pasar modal Indonesia,'' ujar Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja, seperti disampaikan dalam siaran pers.


Seperti diketahui, proses stock split mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku. Setelah mendapat persetujuan pemegang saham melalui RUPS-LB, perseroan akan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memproses stock split yang diperkirakan akan selesai pada bulan Oktober 2021.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Stock Split 1:5, Jadi Berapa Harga Saham BCA?


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading