Serok, Gan! Harga Minyak Turun Gegara Investor Cairkan Cuan

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
16 September 2021 08:49
Ilustrasi Pengisian BBM di SPBU Pertamina (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia mengalami koreksi pada perdagangan pagi ini. Sepertinya investor mulai mengambil untung dari kenaikan harga yang lumayan tajam dalam beberapa hari terakhir.

Pada Kamis (16/9/2021) pukul 08:12 WIB, harga minyak jenis brent berada di US$ 75,27/barel. Turun 0,25% dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Sementara yang jenis light sweet harganya US$ 72,43/barel. Juga berkurang 0,25%.


crudeSumber: Refinitiv

Harga si emas hitam memang sedang tren menanjak. Dalam seminggu terakhir, harga brent dan light sweet melesat masing-masing 6,34% dan 5,36%. Selama sebulan ke belakang, kenaikannya masing-masing 9,05% dan 8,82%.

Oleh karena itu, wajar jika akan datang saatnya investor akan tergoda mencairkan cuan. Sepertinya itu yang terjadi sekarang. Tekanan jual akibat profit taking membuat harga minyak turun.

Dini hari tadi waktu Indonesia, harga minyak melonjak cukup pesat. Brent sempat melesat 2,5% dan light sweet meroket 3,1%.

Lonjakan ini terjadi setelah investor melihat data stok minyak Amerika Serikat (AS) yang menipis. US Energy Information Administration mencatat stok minyak Negeri Paman Sam pada pekan yang berakhir 10 September 2021 anjlok 6,4 juta barel. Lebih dalam ketimbang konsensus pasar yang dihimpun Reuters dengan perkiraan penurunan 3,5 juta barel.

Stok minyak AS banyak terpakai karena fasilitas produksi di Teluk Meksiko belum sepenuhnya pulih akibat serangan Badai Ida. Belum selesai dampak Badai Ida, kini Badai Nicholas sedang bergerak perlahan.

Perkembangan ini membuat harga minyak naik tajam. Namun ternyata itu tidak lama, harga kembali terkoreksi karena investor sudah 'gatal' untuk mencairkan cuan.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading