Bayar Lunas Obligasi Jatuh Tempo, Waskita Rogoh Rp 1,7 T

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
14 September 2021 17:45
PT Waskita Toll Road (WTR). (Dok. Waskita Toll Road)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten konstruksi BUMN, PT Waskita Karya Tbk (WSKT), menyiapkan dana sebesar Rp 1,66 triliun untuk melunasi obligasi korporasi yang diterbitkan perseroan dan akan jatuh tempo September ini.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, SVP Corporate Secretary Waskita Karya Ratna Ningrum menyampaikan, perseroan akan melunasi pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap III Tahun 2018 Seri A senilai Rp 761 miliar yang akan jatuh tempo pada 28 September 2021.

Selanjutnya, Obligasi Berkelanjutan II Waskita Karya Tahap II Tahun 2016 Seri B dengan pokok Rp 900 miliar yang jatuh tempo pada tanggal yang sama.


"Pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap III Tahun 2018 Seri A sebesar Rp 761 miliar akan dibayarkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) paling lambat 27 September 2021 pukul 14.00 WIB," kata Ratna Ningrum, dikutip Selasa (14/9/2021).

Sementara itu, untuk Obligasi Berkelanjutan II Waskita Karya Tahap II Tahun 2016 Seri B dengan pokok Rp 900 miliar juga akan dibayarkan selambatnya pada 27 September kepada KSEI.

Sebagai informasi, Waskita membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 33,4 miliar pada semester pertama tahun ini. Perolehan ini berkebalikan dari tahun lalu rugi sebesar Rp 1,32 triliun pada periode yang sama.

Selama periode Januari hingga Juni 2021, Waskita membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 4,7 triliun, turun dari tahun lalu Rp 8,03 triliun.

Meski demikian, beban pokok pendapatan juga tak sebesar seperti di tahun sebelumnya menjadi Rp 4,54 triliun dari Rp 6,97 triliun pada semester I-2020. Sehingga, Waskita memperoleh laba bruto sebesar 172,98 miliar.

Pada perdagangan Selasa ini (14/9), saham WSKT ditutup turun 0,60% di Rp 830/saham dengan nilai transaksi Rp 38,49 miliar. Dalam sepekan terakhir saham WSKT turun 7% dan sebulan ini naiknya tipis 3,11% dengan kapitalisasi pasar Rp 11,27 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading