Wow! Ada Emiten Vokasi Baru IPO, Listing Saham Langsung Naik

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
09 September 2021 09:45
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan yang bergerak di bisnis jasa pendidikan dan pelatihan vokasi, PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA), mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (9/9/2021). Perseroan menjadi emiten ke-38 pada tahun ini.

IDEA melepas 212.478.500 saham yang setara dengan 20% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan dengan harga Rp 140 per saham. Dengan demikian, dari IPO ini, perusahaan meraih dana sebesar Rp 29,75 miliar.

Saat debut perdana, saham IDEA terpantau naik 10% ke level Rp 154 per saham dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 163,62 miliar.


Direktur Utama IDEA, Eko Desriyanto menjelaskan, IPO ini bertujuan untuk pengembangan usaha perseroan dengan fokus utama di pengembangan metode pembelajaran hybrid learning, kombinasi antara belajar online dengan belajar praktik langsung di Industri.

Eko menambahkan, potensi pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi di Indonesia masih sangat terbuka luas. Terdapat 9 juta pengangguran dan 3,7 juta lulusan SMA/ SMK setiap tahun, mereka merupakan market potensial untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan vokasi agar menjadi professional handal atau menjadi wirausaha baru di bidang hospitality, culinary, pastry - bakery, dan creative economy.

Sementara itu, penyerapan tenaga kerja di sektor pariwisata menurut data Kementrian Pariwisata adalah sekitar 13 juta pekerja dengan permintaan akan tenaga kerja berkualitas di sektor pariwisata sangat tinggi.

"Perseroan selalu kesulitan memenuhi permintaan dari industri meskipun tiap tahunnya Perseroan menghasilkan sekitar 500-750 alumni," ungkap Eko, Kamis (9/9/2021).

Saat ini, Idea Indonesia Akademi telah menjalin kerjasama dengan beberapa grup hotel besar, di antaranya Archipelago Internasional yang membawahi Aston Hotels Group.

Perseroan optimis dapat menjaring 10.000 peserta didik melalui Hybrid Learning yang mana pertumbuhannya akan signifikan dibandingkan dengan kegiatan pelatihan selama ini yang menjaring sekitar 1.000 peserta per tahun.

Selain itu, IDeA juga akan melakukan ekspansi penyelenggaraan pelatihan reguler secara offline dengan membuka beberapa cabang dalam waktu dekat.

Ekspansi yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah asset-light, yaitu tidak lagi berbasis pada kepemilikan asset tetap berupa bangunan hotel dan asrama. Perseroan akan bekerjasama dengan hotel-hotel di daerah tujuan ekspansi untuk dijadikan Teaching Factory sehingga ekspansi dapat dilakukan dengan cepat dan efisien.

Perwakilan penjamin pekalaksana emisi, PT Indo Capital Sekuritas, Herman mengatakan, saham IDEA mengalami oversubscribe sebanyak 62x dengan total dana yang masuk mencapai Rp 1,2 triliun.

"Dari sisi penggunaan dana hasil IPO, sebagian besarnya digunakan untuk investasi capex dan ekspansi pengembangan bisnis. Ini sangat positif untuk menambah nilai untuk pemegang saham," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gojek-Tokopedia 'Kawin', Proses IPO Tinggal Selangkah Lagi


(hps/hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading