Erick Bikin Dashboard Data BUMN: Ada Soal Utang Hingga Profit

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
07 September 2021 17:15
Menteri BUMN, Erick Thohir saat Konferensi Pers tentang Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) Ivermectin. (Dok. Kementerian BUMN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka-bukaan perihal rencana untuk melakukan konsolidasi data-data di KBUMN dan BUMN. Hal itu dipaparkan Erick dalam Webinar LHKPN: Apa Susahnya Lapor LHKPN Tepat Waktu dan Akurat? yang ditayangkan di kanal Youtube KPK pada, Selasa (7/9/2021).

"Kita Insya Allah September akhir, Oktober awal ini pertama kali kita punya dashboard di BUMN secara konsolidasi ini juga mengenai laporan keuangan. Jadi nanti kita nanti tahu berapa utang BUMN, berapa profit, berapa CSR, ini semua secara transparan," ujarnya.

"Termasuk ya tadi bagian dari administrasi yang kita punya seperti LHKPN, ataupun kita juga bisa lihat yang tadinya kita tidak tahu juga anak cucu itu ada apa saja, sekarang kita konsolidasi. Kita bisa lihat juga nanti misalnya yang mau RUPS tiga bulan lagi. Nah itu kita sekarang juga bisa predict semua. Yang kadang-kadang selama 1 tahun 8 bulan ini saya disodorin mau RUPS dua hari lagi. Nah ini ke depan tidak mau lagi," lanjutnya.



Erick menekankan konsolidasi data penting agar pengambilan keputusan bisa lebih baik. Transparansi, lanjut dia, menjadi kunci transformasi yang sedang dilakukan KBUMN.

Lebih lanjut, Erick mengakui data keuangan BUMN secara transparan adalah penting. Kendati demikian, dia menyebut ada kendala dalam relasi dengan Kementerian Keuangan.

"Karena kadang-kadang ada juga beda data kami dengan Kemenkeu. Nah hal ini kita mau lakukan sama-sama. karena kuncinya tadi, keterbukaan. Apalagi BUMN itu sendiri kan merupakan 1/3 kekuatan ekonomi di Indonesia yang selama 10 tahun sendiri sudah kontribusi Rp 3.295 triliun. Itu angka yang luar biasa besar," kata Erick.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading