RUPST BUMI Lantik Komut Cicip Sutardjo & Presdir Aga Bakrie

Market - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
01 September 2021 09:47
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melaluiRapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui perubahan Dewan Komisaris dan Direksi perusahaan.

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melaluiRapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui perubahan Dewan Komisaris dan Direksi perusahaan.

Selain perubahan Direksi dan Perubahan Komisaris, RUPST BUMI juga menyetujui atas laporan pertanggungjawaban Direksi untuk Tahun Buku 2020, serta penunjukan Akuntan Publik tahun ini. RUPST tersebut dilaksanakan di Bakrie Tower lantai 11 pada Selasa (31/8).

Adapun perubahan Dewan Komisaris adalah:


- Sharif Cicip Sutardjo diangkat sebagai Presiden Komisaris menggantikan Rosan Perkasa Roeslani yang telah mengundurkan diri untuk menjalankan peran barunya sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

- Adhika Andrayudha Bakrie diangkat sebagai Komisaris.

Selanjutnya, Perubahan Dewan Direksi adalah:

- Adika Nuraga Bakrie diangkat sebagai Presiden Direktur menggantikan Almarhum Saptari Hoedaja.

- Rio Supin ditunjuk sebagai Direktur yang bertanggung jawab atas Proyek yang dilaksanakan BUMI.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Dileep Srivastava mengatakan semua agenda pada RUPS ini pun mendapatkan persetujuan dari pemegang rapat. Beberapa di antaranya persetujuan atas keuangan tahun fiskal 2020 yang telah diaudit dengan pembagian tanggung jawab dewan, penunjukan auditor untuk tahun ini.

"Kemudian dan perubahan susunan dewan komisaris dan direksi. Adika Nuraga Bakrie ditunjuk sebagai Presiden Direktur, menggantikan mendiang Saptari Hoedaja dan juga perubahan dewan komisaris," kata Dileep.

Informasi saja, BUMI juga mencatatkan laba bersih pada semester I-2021, melonjak 272% setelah sebelumnya mencatatkan kerugian pada periode yang sama 2020. Perusahaan batu bara terbesar ini mencatat laba US$ 90,9 juta pada semester I-2021, sementara pada semester I-2020 perusahaan mencatat kerugian US$ 52,7 juta.

Laba perusahaan dikontribusikan oleh peningkatan pendapatan dan margin usaha. Berdasarkan keterangan perusahaan, pendapatan semester I-2021 naik 16% menjadi US$ 2,29 miliar dibandingkan tahun lalu sebesar US$ 1,97 miliar. Sementara margin usaha tercatat meningkat tajam menjadi 16,2% dari sebelumnya sebesar 6,7%.


[Gambas:Video CNBC]

(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading