Simposium The Fed Dimulai Malam Ini, Harga SBN Kompak Menguat

Market - Chandra Dwi, CNBC Indonesia
26 August 2021 18:40
Ilustrasi Obligasi (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga mayoritas obligasi pemerintah atau Surat Berharga Negara (SBN) kompak menguat pada penutupan perdagangan Kamis (26/8/2021), di tengah stagnannya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) jelang simposium Jackson Hole yang akan dimulai malam ini waktu Indonesia.

Mayoritas investor kembali mengoleksi SBN pada hari ini, ditandai juga dengan melemahnya imbal hasil (yield) di seluruh SBN acuan.

SBN yang mengalami pelemahan yield paling besar terjadi di SBN bertenor 20 tahun yang turun sebesar 9,4 basis poin (bp) ke level 6,903%. Sedangkan pelemahan yield paling kecil terjadi di SBN berjatuh tempo 25 tahun yang turun 1,4 bp ke level 7,225%.


Sementara itu, yield SBN acuan pemerintah bertenor 10 tahun yang merupakan yield SBN acuan negara kembali melemah 6,9 (bp) ke level 6,175% pada hari ini. Yield berlawanan arah dari harga sehingga turunnya yield menunjukkan harga obligasi yang sedang menguat, demikian juga sebaliknya. Satuan penghitungan basis poin setara dengan 1/100 dari 1%.

Pergerakan Yield SBN Acuan

SeriTenor (Tahun)Hari Ini (%)Kemarin (%)Pergerakan (Bp)
FR006113,0623,085-2,3
FR003933,9894,031-4,2
FR008154,8594,904-4,5
FR0087106,1756,244-6,9
FR0088156,3136,328-1,5
FR0083206,9036,997-9,4
FR0067257,2257,239-1,4
FR0089306,8466,880-3,4

Sumber: Refinitiv

Kondisi perekonomian global yang belum menentu membuat investor cenderung melepas aset berisiko seperti saham dan mengoleksi aset aman (safe haven) seperti obligasi pemerintah pada hari ini.

Namun hal ini terjadi di negara berkembang, seperti Indonesia, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot pada hari ini, sementara pasar SBN cenderung berbanding terbalik, yakni menguat.

Melemahnya IHSG dan menguatnya harga SBN terjadi jelang simposium Jackson Hole, simposium tahunan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed). Namun di AS, yield obligasi pemerintah (Treasury) cenderung stagnan pada pra-pembukaan (pre-opening) perdagangan Kamis hari ini waktu AS.

Dilansir dari CNBC International, yield Treasury acuan bertenor 10 tahun cenderung stagnan di level 1,344% pada pukul 07:01 pagi waktu AS. Simposium Jackson Hole akan berlangsung pada Kamis dan Jumat. Acara ini menghadirkan para bankir sentral dari seluruh dunia untuk membahas kebijakan moneter masing-masing negara.

Ketua The Fed Jerome Powell akan menyampaikan pidato yang akan disiarkan langsung pada Jumat (27/8/2021) pukul 10.00 pagi waktu AS atau pukul 21:00 WIB.

Pidato berjudul "The Economic Outlook" itu diperkirakan menyinggung nasib program pembelian obligasi bulanan senilai US$ 120 miliar yang selama ini dijalankan The Fed.

Investor akan mendengarkan dengan cermat pidato Powell tersebut dan akan memantau kapan The Fed mungkin akan mulai meluncurkan program tapering tersebut. Namun sejauh ini, mereka memperkirakan bank sentral terkuat dunia tersebut tidak akan terburu-buru.

Di lain sisi, data klaim pengangguran AS yang diajukan pada pekan yang berakhir 21 Agustus akan dirilis pada pukul 08:30 pagi waktu AS atau pukul 19:30 WIB.

Ekonom dalam polling Dow Jones memperkirakan ada 350.000 orang Amerika yang mengajukan klaim pengangguran pada akhir pekan lalu, dibandingkan dengan 348.000 orang pada pekan sebelumnya.

Selain itu, data pembacaan kedua dari produk domestik bruto (PDB) AS pada kuartal kedua tahun 2021, juga akan dirilis pada pukul 19:30 WIB, berbarengan dengan data klaim pengangguran.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Investor Khawatir Covid-19 RI Melonjak, Harga SBN Menguat


(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading