'Raksasa' Hong Kong Tender Offer Saham EDGE, Harga Rp 12.927

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
25 August 2021 11:43
IPO PT Indointernet Tbk (EDGE), 8 Februari 2021/Dok BEI

Jakarta, CNBC Indonesia - Digital Edge (Hong Kong) Limited, pemegang saham baru emiten data center dan penyedia layanan cloud (komputasi awan) PT Indointernet Tbk (EDGE) akan melakukan penawaran tender atau tender offer wajib atas saham EDGE yang beredar di publik.

Penawaran ini untuk membeli sebanyak-banyaknya 31.920.000 saham atau 7,9% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan.

Berdasarkan prospektus yang dipublikasi oleh perusahaan, tender offer ini akan dilakukan di harga Rp 12.927/saham. Dana yang disiapkan untuk penawaran wajib ini adalah senilai Rp 412,62 miliar.


Tender offer ini dilakukan lantaran terjadinya perubahan pengendali perusahaan ke Digital Edge (Hong Kong) Ltd (DE) yang menguasai kepemilikan sebesar 59,1% dari total saham yang ditempatkan dan disetor perusahaan.

"Penawaran tender wajib ini dilakukan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada pemegang saham yang berhak untuk menjual sahamnya kepada pengendali baru pada harga penawaran tender wajib," tulis keterbukaan informasi tersebut, Rabu (25/8/2021).

Harga tender offer itu di bawah harga saham EDGE pada perdagangan Rabu siang ini (25/8) di level Rp 30.550/saham. Saham emiten ini sudah melesat 22% dalam sepekan terakhir dan 3 bulan terakhir 'terbang' hingga 172%.

Periode tender offer ini akan dilakukan mulai 26 Agustus 2021 hingga 24 September 2021 nanti. Perusahaan akan membayarkan saham tersebut pada 9 Oktober 2021.

Saham yang akan dibeli ini merupakan saham milik publik, sedangkan saham dari pemegang saham lainnya ini tidak wajib dibeli dalam penawaran ini.

Pemegang saham yang dimaksud antara lain Otto Toto Sugiri, Han Arming Hanafia, Bing Moniaga, Marina Budiman dan Sanjaya selaku pemegang 133.336.500 atau 33% saham perusahaan.

"Dengan ini pengendali baru menyatakan bahwa pengendali baru memiliki dana yang cukup dan sanggup untuk melaksanakan kewajibannya untuk melakukan pembayaran penuh kepada pemegang saham yang berhak sehubungan dengan penawaran tender wajib."

"Sumber dana yang digunakan oleh pengendali baru dalam pelaksanaan penawaran tender wajib merupakan tambahan modal yang diperoleh dari Stonepeak Infrastructure Fund III Cayman Ltd."

Dalam keterangan terpisah yang disampaikan oleh induk usaha DE, yakni Digital Edge (Singapore) Holdings Pte. Ltd., investasi di saham EDGE bertujuan untuk mengubah lanskap teknologi perusahaan dengan membangun dan mengoperasikan pusat data canggih, hemat energi, dan kaya konektivitas.

"Kemitraan strategis ini menandai awal masuknya kami ke Asia Tenggara. Hal ini memungkinkan Digital Edge untuk memenuhi kebutuhan mendesak dari pelanggan baru yang ingin menyebar ke Indonesia, dan juga menawarkan platform regional yang kuat kepada perusahaan-perusahaan Indonesia untuk berekspansi ke luar negeri," kata kata Samuel Lee, Chief Executive Officer Digital Edge dalam keterangannya.

Dia menyebutkan, total nilai investasi yang telah dikeluarkan perusahaan untuk menjadi pemegang saham pengendali perusahaan mencapai US$ 165 juta atau setara dengan Rp 2,39 triliun (asumsi kurs Rp 14.500/US$).

DE merupakan perusahaan yang berkedudukan di Hong Kong dan bergerak dalam bidang data center, informasi teknologi, cloud, real estate, infrastruktur jaringan, dan perusahaan holding

DE mengakuisisi 189.903.500 atau 47% saham EDGE pada 8 Juni 2021. Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PPJB) antara kedua pihak. Pembelian saham ini dilakukan pada Rp 10.495/saham.

Lebih lanjut, manajemen DE menegaskan, dengan dilakukannya tender offer ini, sebagai pengendali saham baru pihakya tidak memiliki rencana untuk menghapuskan pencatatan saham Indointernet di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Selain itu, juga tidak ada rencana untuk mengajukan perubahan status EDGE dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup. Selain itu DE juga tidak berencana untuk melikuidasi perusahaan ini.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Terkuak! Ini Investor di Balik Emiten Crazy Rich Toto Sugiri


(tas/tas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading