Data Tenaga Kerja Sesuai Ekspektasi, Wall Street Dibuka Hijau

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
05 August 2021 21:03
FILE PHOTO: People pose next to the Wall Street Bull in the financial district in New York, U.S., August 10, 2017. REUTERS/Eduardo Munoz/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (5/8/2021), setelah data klaim tunjangan pengangguran sesuai dengan ekspektasi pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average lompat 104,2 poin (+0,3%) pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB) dan selang 20 menit menjadi 168,8 poin (+0,49%) ke 34.961,51. S&P 500 menguat 16,6 poin (+0,38%) ke 4.419,24. Nasdaq tumbuh 63,1 poin (+0,43%) ke 14.843,61.

Jumlah warga AS yang baru saja kehilangan pekerjaan sepekan lalu hanya bertambah 385.000 orang atau sesuai dengan ekspektasi pasar. Rilis kinerja keuangan dan data ekonomi sejauh ini telah mengindikasikan penguatan, tetapi beberapa ekonom khawatir pertumbuhan ekonomi akan perbaikan lapangan kerja setelah itu mulai pudar.


Survei slip gaji versi ADP sebelumnya telah menyebutkan ada tambahan 330.000 slip gaji baru per Juli, atau di bawah ekspektasi pasar sebanyak 653.000. Data buruk ini muncul beriringan dengan kabar kian menyebarnya virus Covid-19 varian delta.

Ekonom dalam polling Dow Jones memperkirakan data lapangan kerja versi Departemen Tenaga Kerja yang dirilis pada Jumat nanti bakal menunjukkan adanya pembukaan 845.000 pos pekerjaan baru pada Juli, atau sama seperti bulan sebelumnya.

"Banyak faktor yang sepertinya mendorong menurunnya lapangan kerja; kecemasan seputar virus, tanggung-jawab pemeliharaan anak, ketaksesuaian kemampuan, dan besarnya manfaat asuransi pengangguran," tutur Ekonom PNC Abbey Omodunbi kepada CNBC International.

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun pada Rabu sempat menyentuh level 1,13% dan selepas itu menguat. Kini, imbal hasil surat utang acuan di pasar AS tersebut berada di level 1,2% pada Kamis pagi.

Saham produsen semikonduktor menguat, di antaranya Nvidia dan Advanced Micro Devices (AMD). Sejauh ini, musim laporan keuangan telah kuat dengan Goldman Sachs menaikkan target indeks S&P 500 akhir tahun ini ke level 4.700, atau naik 7%.

Pada Rabu, Dow Jones drop 323,73 poin, atau -0,9%, ke 34.792,67. Indeks S&P 500 melemah 0,5% ke level 4.402,66, sedangkan Nasdaq menguat tipis 0,1% menjadi 14.780,53. Pelaku pasar khawatir bahwa pemulihan ekonomi akan melandai kembali.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading