Kesepakatan Diperluas, RI & Jepang Mantap Tinggalkan Dolar AS

Market - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
05 August 2021 14:16
Logo bank sentral Indonesia, Bank Indonesia, seperti yang terlihat di Jakarta, Indonesia 19 Januari 2017. REUTERS / Fatima El-Kareem

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) mengumumkan, telah menyepakati penguatan kerangka kerjasama penyelesaian transaksi dengan mata uang lokal atau local currency settlement (LCS) dengan Kementerian Keuangan Jepang, hari ini Kamis (5/8/2021).

Seperti diketahui, transaksi LCS Rupiah dan Yen telah diimplementasikan sejak 31 Agustus 2020. Melalui penguatan kerangka kerja sama ini, menunjukan Indonesia dan Jepang berpegang teguh untuk meninggalkan dolar dalam transaksi perdagangan dan investasi.

BI dalam siaran resminya menjelaskan penguatan kerangka kerjasama BI dan Kementerian Keuangan Jepang yang dimaksud adalah memberikan pelonggaran aturan transaksi valas dalam kerangka penyelesaian transaksi bilateral kedua negara, rupiah dan yen.


Antara lain, mencakup perluasan instrumen lindung nilai, pelaksanaan hedging (lindung nilai) atas dasar proyeksi perdagangan dan investasi.

Kemudian, peningkatan fleksibilitas transfer atas rekening IDR di Jepang, dan peningkatan threshold nilai transaksi tanpa dokumen underlying sampai dengan US$ 500.000 per transaksi.

"Penguatan kerangka kerja sama yang berlaku efektif 5 Agustus 2021 ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong perdagangan dan investasi serta memperkuat stabilitas makroekonomi dengan mendorong penggunaan mata uang lokal yang lebih luas untuk penyelesaian perdagangan dan investasi langsung antara Indonesia dan Jepang," jelas BI dalam siaran resminya, Kamis (5/8/2021).

Lebih lanjut, BI menjelaskan penguatan kerangka tersebut sejalan dengan Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh BI dan JMOF pada tanggal 5 Desember 2019.

Strategi penguatan kerangka kerja sama LCS merupakan bagian dari upaya bersama BI dan JMOF dalam mendorong penggunaan mata uang lokal yang lebih luas kepada pelaku usaha dan individu untuk memfasilitasi dan meningkatkan perdagangan, investasi langsung, serta kegiatan transaksi lainnya seperti remitansi antara Indonesia dan Jepang.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tinggalkan Dolar AS, RI Hemat US$ 117 Juta Setiap Bulan!


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading