Wall Street Dibuka Variatif, Dow Jones Berayun ke Zona Merah

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
28 July 2021 20:59
Specialist trader Meric Greenbaum works at his post on the floor of the New York Stock Exchange, (NYSE) in New York, U.S., March 22, 2018. REUTERS/Brendan McDermid

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka variatif pada perdagangan Rabu (28/7/2021), jelang konferensi pers bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed).

Indeks Dow Jones Industrial Average dibuka naik 14,4 poin (+0,04%) pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB) dan selang 25 menit berbalik menjadi minus 24,6 poin (-0,07%) ke 35.033,92. S&P 500 surut 2 poin (-0,05%) ke 4.399,43. Nasdaq tumbuh 55,8 poin (+0,38%) ke 14.716,41.

Saham Boeing jadi salah satu penopang dengan melesat 6% setelah mencetak laba bersih kuartal II-2021, atau yang pertama sejak pandemi. Saham Pfizer lompat 2% setelah mencetak kinerja di atas ekspektasi dan mendongkrak target penjualan tahun ini berkat vaksinasi Covid-19.


Saham Alphabet (induk usaha Google) juga melompat 4% lebih, setelah melaporkan lompatan pendapatan iklan sebesar 69%. Saham Microsoft naik tipis setelah mencetak kinerja yang lebih baik dari estimasi pasar, meski pendapatan dari divisi Windows tertekan.

Sebaliknya, saham Apple drop 2,5% meski mencetak laba bersih dan pendapatan yang melampaui estimasi pasar, setelah CEO Apple Tim Cook menyatakan hambatan dari sisi pasokan akan mempengaruhi penjualan iPhone dan iPad.

Perhatian pasar tertuju pada Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) yang akan tuntas tengah malam ini dan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) akan menggelar konferensi pers pukul 02:00 nanti (WIB).

Investor memantau apakah bank sentral terkuat sedunia itu akan memangkas pembelian obligasinya pada tahun ini. Banyak ekonom menilai bahwa rencana itu bisa tertunda menyusul penyebaran virus Covid-19 varian delta.

"Kami yakin The Fed sangat ingin memulai pembalikan arah dari kebijakan akomodatif yang berlebih ini tetapi masih hati-hati tak mengambil langkah mendadak mengingat pasar mengikuti setiap kata atau aksi yang mereka ambil," tutur Kepala Perencana Makro AS MUFG George Goncalves, sebagaimana dikutip CNBC International.

Beberapa emiten yang akan merilis kinerja keuangannya hari ini adalah Qualcomm, Facebook, Ford dan PayPal. Menurut data Refinitiv, 89% konstituen indeks S&P 500 yang telah merilis kinerja keuangannya mencetak laba bersih di atas ekspektasi, dan 86% mencetak pendapatan yang melampaui estimasi.

Sepanjang bulan berjalan, indeks S&P naik 2,4%, sedangkan Nasdaq dan Dow Jones menguat masing-masing sebesar 1,1% dan 1,6%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading