BI: Pelemahan Rupiah Karena Perilaku 'Flight To Quality'

Market - Chandra G, CNBC Indonesia
22 July 2021 14:33
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo Saat Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Juli 2021 dengan Cakupan Triwulanan (Tangkapan Layar Youtube  Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih melemah di Juli 2021 ini. Sampai pada 21 Juli 2021, data Bank Indonesia (BI) menunjukkan rupiah mengalami pelemahan 0,29% dibandingkan Juni 2021 lalu.

"Secara rata-rata rupiah mengalami pelemahan 0,29% secara point to point dan 1,14% secara rata-rata dibandingkan posisi akhir Juni 2021," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam konferensi persnya, Kamis (22/7/2021).

Perry mengungkapkan, nilai rupiah yang melemah ini dipengaruhi adanya aliran modal keluar dari negera berkembang. Selain itu ada 'flight to quality' alias "mencari aset aset yang baik.

"Aliran modal keluar dari negara berkembang, didorong perilaku flight to quality di tengah pasokan valas domestik yang masih memadai," kata Perry.

Nilai rupiah terdepresiasi 3,39% sejak awal 2021. BI memandang pelemahan masih relatif lebih rendah dari depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lain seperti Filipina, Malaysia, dan Thailand.

"BI terus memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah sesuai fundamental dan mekanisme pasar melalui efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar," terang Perry.



[Gambas:Video CNBC]

(dru/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading