Bursa Asia Rebound, Gaes! Pertanda Baik untuk IHSG Hari Ini

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
21 July 2021 08:40
Passersby are reflected on an electronic board showing the exchange rates between the Japanese yen and the U.S. dollar, the yen against the euro, the yen against the Australian dollar, Dow Jones Industrial Average and other market indices outside a brokerage in Tokyo, Japan, August 6, 2019.   REUTERS/Issei Kato

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Asia dibuka di zona hijau pada perdagangan Rabu (21/7/2021), menyusul melesatnya bursa saham Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Selasa (20/7/2021) kemarin.

Tercatat indeks Nikkei Jepang dibuka meroket 1,34%, Hang Seng Hong Kong menguat 0,36%, Shanghai Composite China bertambah 0,3%, Straits Times Singapura tumbuh 0,5%, dan KOSPI Korea Selatan terapresiasi 0,43%.

Dari data ekonomi, ekspor Jepang tercatat naik 48,6% pada Juni 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut data yang dirilis oleh Kementerian Keuangan Jepang pada hari ini.


Angka itu juga lebih tinggi dari konsensus pasar yang dihimpun oleh Reuters yang memperkirakan ekspor Negeri Sakura tumbuh sebesar 46,2%.

Beralih ke AS, bursa saham Wall Street ditutup melesat pada perdagangan Selasa kemarin waktu setempat, seiring laporan pendapatan perusahaan yang positif dan optimisme ekonomi yang menemukan 'gairahnya' kembali.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup meroket 1,62% ke level 34.511,99, S&P 500 melesat 1,52% ke 4.323,06, dan Nasdaq Composite melonjak 1,57% ke 14.498,88.

Melesatnya Wall Street juga disebabkan oleh penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury), di mana penurunan pada perdagangan kemarin kembali mencapai level terendahnya selama lima bulan terakhir, setelah penurunan sesi-tunggal terbesar sejak Februari di sesi sebelumnya.

Hal tersebut membantu meningkatkan bank-bank yang rentan terhadap pergerakan suku bunga sebesar 2,6%.

Kekhawatiran yang meningkat atas virus corona (Covid-19) varian Delta telah memicu aksi jual dalam sesi terakhir perdagangan seiring upaya vaksinasi di seluruh dunia sedang mengumpulkan momentum.

"Hal-hal seperti varian Delta tentu dapat berdampak pada margin, namun kini tidak perlu banyak ketakutan pada beberapa investor untuk menciptakan apa yang kita lihat kemarin." Kata Chuck Carlson, Chief Executive Officer Horizon Investment Services di Hammond, Indiana, sebagaimana dilansir Reuters.

Saat ini musim pelaporan kinerja pendapatan sedang berlangsung, dengan 56 perusahaan di indeks S&P 500 telah membukukan hasil. Dari jumlah tersebut, 91% telah mengalahkan konsensus pasar, menurut Refinitiv.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading