'Kebal' Ancaman Varian Delta, Wall Street Dibuka Sumringah

Market - Putra, CNBC Indonesia
20 July 2021 21:20
In this photo provided by the New York Stock Exchange, trader Americo Brunetti works on the floor, Thursday, March 25, 2021. Stocks are wobbling in afternoon trading Thursday as a slide in technology companies is being offset by gains for banks as bond yields stabilize.(Courtney Crow/New York Stock Exchange via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Saham Amerika Serikat Wall Street dibuka sumringah. Ambrolnya bursa saham Asia pada perdagangan Selasa (20/7/2021) akibat ketakutan akan virus Covid-19 varian Delta tidak berpengaruh pada bursa Wall Street yang mulai stabil pasca terkoreksi parah kemarin.

Tercatat kontrak indeks Dow Jones terpantau naik 0,78% ke level 34.225, kontrak yang sama untuk indeks S&P 500 dan indeks Nasdaq juga terpantau sumringah dengan kenaikan masing-masing 0,54% dan 0,29%.

Indeks ketakutan VIX juga sudah mulai turun 3,79% yang menunjukkan pasar sudah mulai stabil pasca terkoreksi parah kemarin.


Bursa di kawasan Eropa juga terpantau sudah mulai stabil. Beberapa indeks utama Benua Biru kembali melesat, bangkit dari keterpurukan di awal pekan.

Indeks FTSE 100 Inggris melesat lebih dari 0,32% ke 6.867, kemudian DAX 30 Jerman menguat 0,81%. Dan CAC 40 Prancis naik 0,47% ke 6.322.

Data pengajuan izin pergedungan di AS secara mengejutkan turun 5,1% ke level terendahnya sejak November sila. Data dari laporan tersebut melaporkan penurunan izin di berbagai daerah penting, hal ini terjadi di tengah kenaikan harga bahan baku serta langkanya tenaga kerja.

Ketakutan akan kembali melesatnya kasus Covid-19 akibat varian delta juga terlihat dari melesatnya saham-saham vaksin seperti Novavax yang naik 7% serta Moderna yang melesat 5%, sementara itu BioNTech naik 2% ke level tertingginya.

Apresiasi bursa saham AS hari ini setelah pasar modal kembali stabil pasca ketakutan akan melesatnya virus Covid-19 varian Delta membuat ambruk pasar modal di seluruh dunia.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading