Ssstt.. Nih Nama Bank Digital Milik BCA

Market - Yuni Astuti, CNBC Indonesia
26 June 2021 10:55
FILE PHOTO: Logo of Bank Central Asia Tbk (BCA) seen at BCA branch office in Jakarta, Indonesia, July 12, 2016. REUTERS/Beawiharta/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan segera meluncurkan layanan bank digital. Saat ini, proses izin layanan digital sudah diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga tinggal menunggu izin keluar.

Hal ini terungkap dalam webinar yang dihadiri Deputi Direktur Basel dan Perbankan Internasional OJK Tony. Ia menyebut BCA menjadi salah satu dari tujuh bank yang tengah melakukan proses menjadi bank digital, dengan nama Bank BCA Digital.


Sementara enam bank lainnya adalah PT BRI Agroniaga Tbk, (AGRO), PT Bank Neo Commerce Tbk, (BBYB), PT Bank Capital Tbk(BACA). Lalu ada pula, PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI), PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) dan PT Bank KEB Hana.

Manajemen BCA sebelumnya mengatakan sesuai rencana perusahaan, bank digital BCA ini akan meluncur pada paruh pertama tahun ini. Meskipun belum ada pengumuman resmi, Bank Digital BCA akan beroperasi lewat aplikasi bernama blu (dengan huruf kecil).

Hal itu terungkap dari adanya akun Instagram terverifikasi bernama @blubybcadigital. "Sebenarnya kami belum launching nih, Kamu yang nemu ini tolong rahasiain ya," tulis informasi akun tersebut, dikutip pada Jumat ini (25/6/2021).

EVP Sekretariat dan Komunikasi Perusahaan BCA Hera F Haryn membenarkan. Bahwa, akun tersebut merupakan akun milik bank digital BCA.

"Ya, Benar. Bank digital BCA akan beroperasi melalui aplikasi blu. blu adalah aplikasi mobile banking BCA Digital.Akun Instagram resmi BCA Digital adalah @blubybcadigital. Pastikan akun Instagram dengan centang biru (Verified Account). Terkait peluncuran BCA Digital akan diinformasikan lebih lanjut kepada publik melalui akun resmi sosial media BCA Digital. Nantikan kejutan dari Si #AnakBungsuBCA, BCA Digital!," katanya saat dikonfirmasi.

Bank Digital BCA adalah hasil transformasi dari PT Bank Royal Indonesia. Ditargetkan bisa beroperasi pada pertengahan tahun ini.

BCA mengambilalih saham Bank Royal pada November 2019. Nilai pengambilalihan yang dilakukan adalah sebesar Rp 988.046.957.182.

"Royal Bank disiapkan menjadi BCA Digital, kami harap pertengahan tahun ini paling lambat bisa operasi sendiri yang bisa dioperasikan," kata Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, dalam diskusi virtual VIP Forum Digital Bank, digelar CNBC Indonesia April lalu.

Jahja menjelaskan, dengan hadirnya bank digital layanan akan lebih terintegrasi dengan cakupan nasabah yang beragam. Selama ini BCA memiliki nasabah eksisting sehingga dengan adanya bank digital ada segmen tertentu yang bisa difokuskan.

"Kalau kita lihat ini masalah kebutuhan, saya ambil contoh McDonald, anda datang duduk nyaman itu fast food, tapi yang digital, dia bisa pesan melalui ecommerce yang menyediakan menu itu, ada Grab, Shopee Food, GoFood," jelas Jahja.

"Tapi ada segmen tertentu yang suka atau kurang digital, mereka cari yang drive thru. Sama kaya BCA begitu kira-kira,kita punya bank ada yang nasabah konvensional, milenial, maka ada tengah-tengah kami pikir ada segmen tertentu yang lebih fokus kalau punya Digital Bank BCA, Royal Bank disiapkan menjadi BCA Digital."

Jahja menjelaskan, secara sederhana, dapat diartikan neo bank di BCA Digital adalah bank yang menjalankan seluruh bisnisnya secara digital, tidak mempunyai kantor cabang (branchless). Menurut Jahja, nantinya Bank Digital BCA juga akan tergabung dengan ekosistem perseroan seperti misalnya ATM BCA.




[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading