Bosowa & Kookmin Tempuh Jalan Damai, Ini Penjelasannya

Market - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
02 June 2021 15:35
KB Bukopin (CNBC Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bosowa Corporindo dan Kookmin Bank akan menandatangani kesepakatan bersama untuk kesepakatan damai, dimana Bosowa tak lagi menghiraukan perkara hukum dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Utama Bosowa Corporindo Rudyantho mengatakan Bosowa dan Kookmin Bank sudah menjalin komunikasi dan akan mencapai satu kesepahaman. Dari kesepakatan tersebut, perusahaan tak akan lagi mempersalahkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bukopin.

"Sejak akhir Februari itu antara Kookmin dan Bosowa sudah masuk dalam satu kesepahaman, bahwa ke depan isu legal itu tidak lagi menjadi prioritas di antara kedua belah pihak," ucapnya mengutip detik, Rabu (2/6/2021).


Menurut dia, kesepakatan tersebut hanya tinggal di teken saja, sebab kedua belah pihak sudah lama melakukan komunikasi dan sudah menyepakati beberapa poin yang akan tertuang di dalamnya.

"Bosowa dan Kookmin sudah berada dalam satu understanding bahwa ke depan yang diutamakan adalah bagaimana Bukopin ini bisa lebih maju. Sehingga isu legal itu sudah bukan menjadi prioritas lagi dan kita lebih concern untuk menyelesaikan bagaimana Bukopin ke depan bisa lebih baik," tuturnya.

Adapun hal lainnya adalah, pihak Bosowa tak permasalahkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bukopin, di mana sebelumnya berdasarkan hasil RUPS LB tersebut membuat kepemilikan saham Bosowa di Bank Bukopin menyusut.

Atas jalan damai ini, Bosowa sudah menerima putusan RUPSLB bahwa perusahaan keuangan asal Korsel itu kini jadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin.

"Iya betul, kita sudah berada dalam satu kesepahaman dan tinggal diselesaikan dalam bentuk settlement agreement. Cuma kendalanya kemarin kan Lebaran, kedua wakil dari Kookmin yang ke Jakarta harus melalui masa karantina. Jadi harusnya sih sebelum Lebaran settlement agreement sudah selesai, karena sudah bolak balik kita bicarakan bersama-sama dan sebenarnya sudah final," terangnya.

Awalnya Bosowa memang tidak terima dengan keputusan RUPSLB Bank Bukopin karena hak-hak perusahaan sebagai pemegang saham disingkirkan. Kookmin masuk menjadi pemegang saham pengendali melalui penerbitan saham baru dengan memberikan penawaran tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD).

Permasalahan terkait kepemilikan saham tersebut tak lagi menjadi perhatian Bosowa. Sebab pihak Kookmin juga memahami apa yang membuat pihak Bosowa gusar. Nantinya akan dibuat suatu kesepahaman antara kedua belah pihak, dimana intinya tidak merugikan pihak manapun.

"Ya yang paling penting hampir sama dengan semua investor siapapun dia, bahwa menginvestasikan dana dalam satu bentuk usaha itu apapun bentuknya, termasuk di Bukopin ini targetnya tentu adalah profit kan, tidak ada yang dirugikan. Nah kita berada pada kesepahaman itu dengan Kookmin. Kookmin juga tidak mau dirugikan, kita juga tidak mau dirugikan, dan yang paling penting Bukopin bisa lebih maju ke depannya," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kalahkan Bosowa di PTTUN, Ini Respons dari OJK


(yun/yun)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading