Meski Dikeroyok 'Haters', Bitcoin dkk Mampu Menguat Hari Ini

Market - Riset, CNBC Indonesia
01 June 2021 19:10
Ilustrasi/ Cryptocurrency / Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia -Harga aset mata uang kripto cenderung terapresiasi pada perdagangan hari ini meskipun berbagai negara yang tidak senang akan keberadaan Bitcoin Dkk seperti AS, China, hingga Jepang terus menyerang.

Berikut kinerja mata uang kripto pada perdagangan hari ini.


Tercatat dari 6 aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar seluruhnya berhasil menghijau hari ini dan hanya raja kapitalisasi pasar kripto yang terkoreksi.

Tercatat hanya Bitcoin yang merah pada perdagangan hari ini setelah anjlok 1,35% ke level harga US$ 36.379/coin.

Sisanya mata uang kripto lain berhasil menghijau dimana kripto dengan kapitalisasi pasar kedua di bursa yakni Ethereum berhasil menghijau 1,51% ke level harga US$ 2.592/coin.

Kenaikan paling tinggi dibukukan oleh koin Cardano yang sukses melesat kencang 6,41% ke level harga US$ 1,71/coin.

Bulan lalu, kabar buruk berdatangan di jagat kripto. Pemerintah China menegaskan bakal menggandakan upaya untuk mencegah spekulasi dan risiko keuangan yang diakibatkan oleh aktivitas penambangan dan perdagangan bitcoin.

Komite Stabilitas Keuangan dan Pembangunan China, yang dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Liu He, menyatakan bahwa bitcoin harus diatur dengan ketat. Lembaga ini menyebutkan bakal memberantas segala bentuk aktivitas penambangan dan perdagangan bitcoin.

"Bitcoin bukan alat investasi. Melainkan sebuah instrumen spekulasi," sebut siaran televisi pemerintah China, CCTV.

Tidak hanya China, Amerika Serikat (AS) juga akan memberi rambu-rambu terhadap perdagangan mata uang kripto. Pemerintahan Presiden Joseph 'Joe' Biden punya rencana bahwa pengiriman mata uang kripto senilai lebih dari US$ 10.000 harus melapor ke Lembaga Penerimaan Negara (IRS). Untuk itu, pemerintahan Biden siap untuk menambah jumlah personel IRS.

"Seperti halnya transaksi tunai, pihak yang menerima lebih dari US$ 10.000 dalam bentuk aset kripto harus melapor," sebut laporan Kementerian Keuangan AS.

Dengan laporan ini, pemerintah dapat menghitung berapa potensi pajak yang bisa diraup dari perdagangan aset kripto. Menurut perhitungan paling konservatif, kas negara diperkirakan bertambah setidaknya US$ 700 miliar (Rp 10.062,5 triliun).

Teranyar, Jepang pun mulai angkat bicara. Haruhiko Kuroda, Gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ) menegaskan bahwa perdagangan mata uang kripto sebagian besar adalah spekulasi.

Akibat tekanan dari China, AS, hingga Jepang ini, harga bitcoin cs ambruk. Bahkan sentimen negatif tersebut masih bertahan hingga awal Juni.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading