Menteri Erick Thohir Pastikan 7 BUMN Dibubarkan Tahun Ini

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
04 May 2021 17:00
Menteri BUMN Erick Thohir dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2021 (Tangkapan Layar Youtube Bappenas RI) Foto: Menteri BUMN Erick Thohir dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2021 (Tangkapan Layar Youtube Bappenas RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebutkan rencana pembubaran tujuh perusahaan pelat merah memang telah lama direncanakan.

Pasalnya tujuh BUMN ini sudah tidak beroperasi sejak 2008 silam sehingga hal ini dinilai harus dilakukan lantaran untuk memberikan kepastian.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan untuk melakukan pembubaran BUMN ini kementerian melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)/PPA akan melakukan asesmen terlebih dahulu. Sebab selain pembubaran, opsi yang bisa dilakukan juga adalah sinergi dengan BUMN lainnya.


"Jadi itu dari 2008 mati beroperasi. Nah, kita akan dzolim kalau gak ada kepastian. BUMN yang sekarangpun dengan perubahan ini harus siap bersaing. Apalagi yang udah kalah bersaing," kata Erick di kantor Kementerian BUMN, Selasa (4/5/2021).

Sejalan dengan itu Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan kementerian bersama dengan PPA melakukan penilian kembali mengenai BUMN mana yang akan dibubarkan. Penilaian yang dilakukan itu akan berdasarkan kepada aset, tenaga kerja dan operasional perusahaan, termasuk penyelesaian kewajiban.

Dia mencontohkan BUMN yang akan dibubarkan tersebut seperti PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Glas (Persero) dan PT Kertas Leces (Persero).

Kartika juga menyinggung mengenai PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) dimana perusahaan ini masih memiliki aset berupa fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di Surabaya sekaligus kewajiban yang masih harus diselesaikan.

Sehingga mengenai masuknya Merpati sebaagi salah satu BUMN yang akan dibubarkan masih akan menjadi salah satu pertimbangan.

"Merpati perlu kajian. Ada pinjaman dan kreditur yang harus disiapkan. Salah satu dikaji [untuk dibubarkan]," tandasnya.

Mengenai pembubaran tersebut, Kartiko menyebutkan hal itu selambatnya akan dilakukan pada semester kedua tahun ini.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading