ANTM Terdepak, Saham Perbankan jadi Penguasa Bursa Saham RI

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
03 May 2021 09:20
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham dari sektor perbankan masih menempati urutan teratas dari 10 saham yang paling banyak dibeli investor pada perdagangan periode April 2021. Saham-saham big caps seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) jadi pilihan investor.

Meskipun, pada pekan terakhir di bulan April, data pasar modal Indonesia menunjukkan pergerakan yang fluktuatif namun masih dalam teritori positif. Rata-rata nilai transaksi harian mengalami peningkatan sebesar 13,16 persen menjadi Rp 9,79 triliun dari Rp 8,65 triliun pada pekan lalu.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar bursa pada pekan ini terkoreksi sebesar 0,35 persen, IHSG berada pada level 5.995, 616 dari 6.016,864 pada pekan sebelumnya.


Sementara kapitalisasi pasar bursa menjadi Rp 7.096 triliun dari Rp 7.121 triliun pada pekan yang lalu dengan rata-rata volume transaksi harian bursa turut mengalami perubahan 0,70 persen.

Saham yang paling banyak diborong investor ialah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi mencapai Rp 11,6 triliun dan volume 372,4 juta. Alhasil, harga saham BCA naik 2,89% ke level Rp 32.025.

Pelaku pasar tampaknya menyambut positif beberapa gebrakan yang diinisiasi BCA, seperti peluncuran Bank Digital BCA pada kuartal kedua di tahun ini, rencana pengembangan super apps mobile banking BCA.

Dari sisi kinerja, BBCA juga mencatat pertumbuhan positif dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 7,04 triliun pada 3 bulan pertama tahun ini, tumbuh 7% secara tahunan (YoY) dari periode yang sama tahun lalu Rp 6,58 triliun.

Di posisi selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BMRI), dengan nilai transaksi Rp 10,3 triliun dan volume 2,4 miliar. Pada periode April, harga saham BBRI turun 5,59% ke level Rp 4.050.

Investor juga memborong saham emiten pertambangan BUMN, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan transaksi Rp 7,7 triliun, volume 3,2 miliar. Sebulan terakhir, saham Antam naik 11,16% ke level Rp 2.490.

Berikut ini data 10 saham dengan nilai transaksi terbesar sepanjang perdagangan April 2021:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), transaksi Rp 11,6 triliun, volume 372,4 juta, saham naik 2,89% ke level Rp 32.025.
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), transaksi Rp 10,3 triliun, volume 2,4 miliar, saham turun 5,59% ke level Rp 4.050.
  3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), transaksi Rp 7,7 triliun, volume 3,2 miliar, saham naik 11,16% ke level Rp 2.490.
  4. PT Astra International Tbk (ASII), transaksi Rp 5,4 triliun, volume 1 miliar, saham naik 2,80% ke level Rp 5.500.
  5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), transaksi Rp 4,6 triliun, volume 1,4 miliar, saham turun 0,4% ke level Rp 6.175.
  6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), transaksi Rp 4,6 triliun, volume 1,4 miliar, saham turun 5,60% ke level Rp 3.200.
  7. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), transaksi Rp 3,5 triliun, volume 1,5 miliar, saham naik 16,96% ke level Rp 2.620.
  8. PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk (BANK), transaksi Rp 3,4 triliun, volume 1 miliar, saham naik 29,06% ke level Rp 3,420.
  9. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), transaksi Rp 3,3 triliun, volume 1,3 miliar, saham naik 36,10% ke level Rp 2.790.
  10. PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), transaksi Rp 2,9 triliun, volume 8,5 miliar, saham turun 34,03% ke level Rp 314.

Pada bulan-bulan sebelumnya, saham ANTM tercatat menjadi penguasa transaksi saham di BEI. Sentimen industri baterai listrik, sempat membuat saham ini menjadi primadona investor ritel. 


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading