Laba BMRI Q1-2021: Kinerja Mansek, Bank Mantap & BSI Terbaik

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
27 April 2021 17:20
Konferensi pers virtual paparan kinerja kuartal I-2021 Bank Mandiri  (Dok. Bank Mandiri)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perbankan BUMN, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk(BMRI) secara konsolidasi berhasil membukukan laba sebelum provisi (PPOP) sebesar Rp 14,1 triliun di kuartal I-2021, tumbuh 1,7% dari periode yang sama tahun lalu, dengan realisasi laba bersih mencapai Rp 5,92 triliun.

Adapun laba bersih tersebut terkoreksi 25,25% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 7,92 triliun. Manajemen mengungkapkan secara total laba anak usaha berkontribusi mencapai 14,7% terhadap kinerja konsolidasi Bank Mandiri di 3 bulan pertama tahun ini.


Lapkeu Q1 Bank MandiriFoto: Lapkeu Q1 Bank Mandiri
Lapkeu Q1 Bank Mandiri

Secara rinci, sumbangan laba terbesar dari anak usaha dikontribusi oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI, bank hasil merger tiga bank syariah BUMN yang laporan keuangannya masuk di Bank Mandiri, dari sebelumnya yakni di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ketika BSI masih bernama PT Bank BRISyariah Tbk.

Sementara itu, secara kinerja, performa kuartalan terbaik dicatatkan PT Mandiri Sekuritas (Mansek) yang mampu mencatatkan nilai perdagangan saham (trading equity value) mencapai Rp 160,7 triliun atau meroket 160,5% pada periode tersebut.

Berikutnya di posisi kedua yakni kinerja kredit dari PT Bank Mandiri Taspen (Mantap) yang mencapai Rp 27,5 triliun atau naik 26,3%.

Selanjutnya kinerja pembiayaan BSI mencapai Rp 159,1 triliun atau naik 14,7%.

Lalu, perusahaan investasi, PT Mandiri Manajemen Investasi dengan catatan dana kelolaan atau asset under management (AUM) mencapai Rp 69,1 triliun atau tumbuh 17%.

Adapun berikutnya ada kinerja Axa Mandiri dan Mandiri InHealth pendapatan preminya naik 4,9% mencapai Rp 1,5 triliun.

Penurunan terjadi di bisnis perusahaan pembiayaan (multifinance) yakni PT Mandiri Utama Finance dan PT Mandiri Tunas Finance dengan pembiayaan baru Rp 53,3 triliun, turun 11,3%.

"Lending kredit kami Rp 984,9 triliun tumbuh 9,1%yoy di mana pencapaian kredit didorong anak usaha BSI dan Bank Mantap," kata Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Manajemen Risiko, dalam paparan kinerja, Selasa (27/4/2021).


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading