FILM Q1-2021: Pendapatan Naik 100%, FILM Cetak Profit!

Market - dob, CNBC Indonesia
17 April 2021 18:59
Manoj Punjabi

Jakarta, CNBC Indonesia- Emiten rumah produksi film, PT MD Pictures Tbk (FILM), meraih laba bersih Rp 18,14 miliar pada kuartal I-2021. Kondisi ini membalikkan keadaan dari posisi rugi Rp 8,99 miliar pada kuartal I-2020.

Berdasarkan laporan keuangan FILM, raihan laba tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan hampir 2 kali lipat dari Rp 29,36 miliar pada kuartal I-2020 menjadi Rp 60,96 miliar pada kuartal I-2021. Sementara itu beban pokok penjualan bisa ditekan lebih rendah sehingga turun 10,8% menjadi Rp 27,28 miliar pada periode yang sama.

Lonjakan pendapatan terlihat dari pada film digital, yang menembus Rp 51,05 miliar, melesat hampir 200 kali lipat dari posisi sebelumnya Rp 257 juta. Sementara itu, efek pandemi dan penutupan bioskop menyebabkan pendapatan dari film layar lebar turun ke Rp 2,2 miliar dari sebelumnya Rp 17,278 miliar.


Penjualan dan beban pokok penjualan secara keseluruhan membuat FILM mencatat laba bruto Rp 33 miliar dari setahun sebelumnya rugi Rp 1,25 miliar.
Emiten yang dipimpin oleh Manoj Punjabi ini juga mampu menekan beban usaha di tengah pandemi Covid-19 dari Rp 24,06 miliar menjadi Rp 16,98 miliar.
Saham FILM merupakan salah satu yang cukup atraktif pada 2021. Sejak awal tahun hingga hari ini, Jumat (16/4/2021) saham FILM telah melesat lebih dari 3 kali lipat dari Rp 190 menjadi Rp 590.

Bahkan saham ini terdeteksi oleh radar bursa sebagai unusual market activity (UMA), akibat lonjakan harga serta volume akibat aksi borong para investor. UMA terakhir disematkan pada awal pekan ini.

Manajemen MD Pictures pun memberikan pernyataan terkait dengan masuknya saham perusahaan dalam UMA. Manajemen FILM menyatakan, hingga saat ini tidak ada informasi atau fakta material yang mempengaruhi harga saham perusahaan. Hal ini terjadi setelah saham ini telah meroket hingga 200% dalam periode 6 bulan terakhir.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan, informasi terakhir yang disampaikan FILM adalah pada 6 April 2021 lalu. Informasi ini berupa transaksi afiliasi, yakni pemberian jaminan deposito senilai Rp 49 miliar atas restrukturisasi utang dari induk usahanya, PT MD Graha Utama.
Selain dari kabar tersebut, hingga saat ini masih belum ada kabar terbaru mengenai rencana perusahaan. Namun perusahaan menyatakan dalam waktu dekat akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

"Perseroan akan melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Untuk informasi terkait Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan akan diinformasikan lebih lanjut," tulis keterbukaan tersebut, dikutip Selasa (13/4/2021).


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading