Leasing Grup Indomobil Lagi Cari Utang Rp 2,87 T Buat Modal

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
08 March 2021 19:28
Indomobil (dok.indomobilnissan.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan leasing Grup Indomobil, PT Indomobil Finance Indonesia menjajaki pinjaman bersama atau club deal loan dalam denominasi dollar senilai US$ 200 juta atau setara Rp 2,87 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.000 per US$.

Dalam wawancara dengan CNBC Indonesia, perseroan sebelumnya memang berencana menghimpun pendanaan melalui pinjaman dari bank selain juga dari surat utang.

"Selain pinjaman dari perbankan, kami berencana menerbitkan obligasi. Kami juga mendapat pinjaman sindikasi off shore dari luar negeri, ini memang terasa lebih murah," kata Vice Chairman Of Executive Board Indomobil Finance Indonesia, Gunawan dalam wawancara di Program Money Talks, Kamis (4/3/2021).


Skema penerbitan surat utang ini rencananya akan melalui pembiayaan bersama atau club deal loan senilai US$ 200 juta. Perseroan juga telah mengumumkan penggalangan pinjaman tersebut kepada para bankir dan diharapkan bisa disepakati pada April 2021.

Menurut Gunawan, pinjaman luar negeri tersebut akan dimanfaatkan untuk modal kerja pembiayaan pada 2021 dan awal 2022. Mengingat bank yang sudah berpartisipasi sudah cukup banyak, maka diputuskan, pinjaman tersebut bukan sindikasi tapi club deal loan.

Ia menambahkan, terdapat beberapa katalis positif yang diperkirakan akan mengerek permintaan industri pembiayaan di tahun ini, antara lain relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang berlaku mulai 1 Maret bagi kendaraan di bawah 1.500 cc. Sentimen ini diyakini juga akan berdampak positif bagi industri otomotif domestik yang sempat tertekan akibat pandemi Covid-19.

Meski demikian, meski banjir stimulus, beberapa komponen tetap harus diperhatikan selain DP dan PPnBM sebelum memberikan pembiayaan, mulai dari kemampuan bayar hingga profil nasabah.

Oleh karena itu, IMFI akan tetap fokus pada pelanggan yang ada dengan rekam jejak pembayaran angsuran kendaraan yang baik pada tahun ini. Selain itu, IMFI akan menerapkan strategi yang lebih selektif dalam melakukan proses persetujuan kredit.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading