Saham 'Milik' Raffi Ahmad Cuan, Cek Dulu Gaes Jeroannya!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
01 March 2021 08:44
Instagram @raffinagita1717

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten yang sempat direkomendasikan artis dan publik figur Raffi Ahmad berhasil ditutup di zona hijau setelah asing memborong saham tersebut pada perdagangan Jumat pekan lalu (26/2/2021).

Satu saham yang dimaksud yakni PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) dan saham anak usahanya PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX).

Sementara, saham anak usaha MCAS lainnya, yang juga induk DMMX, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) ditutup stagnan selama perdagangan Jumat (26/2).


Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham MCAS menguat tipis 0,25% ke Rp 4.080/saham dengan aksi beli bersih asing Rp 5,92 miliar. Sebulan saham MCAS minus 5,12% tapi year to date melesat 82,14%.

Sementara itu, saham DMMX melesat 1,81% ke posisi Rp 450/saham dengan asing mencatatkan aksi beli bersih Rp 783,89 juta. Sebulan saham DMMX naik 73% dan year to date melesat 112%.

Saham ketiga, NFCX ditutup stagnan di Rp 2.050/saham dengan catatan net buy asing Rp 1,82 miliar. Sebulan saham ini naik 5% dan year to date minus 30%.

Lantas, bagaimana kinerja fundamental ketiga emiten tersebut?

Tim Riset CNBC Indonesia menggunakan laporan kinerja keuangan unaudited perusahaan kuartal III per 30 September 2020 yang tersedia di website BEI untuk melihat kinerja fundamental ketiga saham di atas.

Pertama, mari kita cek fundamental saham sang induk perusahaan, MCAS.

Dalam laporan kinerja keuangan unaudited per 30 September 2020, perseroan membukukan laba bersih bersih Rp 17,87 miliar, anjlok 87,65% dari Rp 144,75 miliar dari kuartal III 2019.

Total liabilitas sebesar Rp 552,38 miliar naik 7,87% dari Rp 512,08 miliar pada 31 Desember 2019.

Sementara, total ekuitas sebesar Rp385,22 miliar, merosot 43,33% dari posisi Rp 679,81 miliar per 31 Desember 2019.

Adapun total aset perusahaan per 30 September 2020 Rp 1,85 triliun, turun 17,39% dari Rp 2,24 triliun per 31 Desember 2019.

Sekarang kita beralih ke anak usahanya, NSFX.

Per kuartal III 2020, perseroan membukukan laba bersih Rp 17,85 miliar, turun 58,63% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 43,16 miliar.

Sementara itu, total liabilitas naik tipis sebesar 1,38% menjadi Rp 287,78 miliar, dari sebelumnya Rp 283,85 miliar pada 31 Desember 2019.

Kemudian, total ekuitas Rp 498,03 miliar, naik 2,28% dari posisi Rp 486,92 miliar per 31 Desember 2019.

Selanjutnya, aset mencapai Rp 1,35 triliun, naik tipis 1,06% dari Rp 1,34 triliun per 31 Desember 2019.

NEXT: Cek Kinerja Keuangan DMMX

Simak Jeroan Keuangan DMMX
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading