Cadev Singapura Meroket Cetak Rekor, Dolarnya Jadi Perkasa

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
09 February 2021 11:13
FILE PHOTO: A Singapore dollar note is seen in this illustration photo May 31, 2017.     REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar dolar Singapura menguat melawan rupiah pada perdagangan Selasa (9/2/2021) setelah data menunjukkan cadangan devisa Negeri Merlion mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Dolar Singapura kini menjauhi level terendah dalam 1 bulan terakhir yang disentuh pada Jumat pekan lalu.

Pada pukul 10:26 WIB, SG$ 1 setara Rp 10.519,39, dolar Singapura menguat 0,22% di pasar spot, melansir data Refintiv.

Otoritas Moneter Singapura (MAS) kemarin sore melaporkan cadangan devisa bulan Januari sebesar SG$ 491,132 miliar (US$ 370 miliar) naik lebih dari SG$ 12 miliar dibandingkan posisi akhir bulan Desember 2021. Detail rilis MAS menunjukkan kenaikan tajam terjadi di emas moneter dan valuta asing.


Tren kenaikan cadangan devisa memang terjadi saat pandemi penyakit virus corona (Covid-19) melanda dunia. Cadev Indonesia juga mencatat rekor tertinggi di bulan Januari.

Bank Indonesia (BI) Jumat pekan lalu melaporkan cadangan devisa bulan Januari 2021 mencatat rekor tertinggi sepanjang masa US$ 138 miliar.

"Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2021 sebesar 138,0 miliar dolar AS, meningkat dari posisi pada akhir Desember 2020 sebesar 135,9 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,5 bulan impor atau 10,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," tulis BI dalam keterangan pers, Jumat (5/2/2021).

"Peningkatan posisi cadangan devisa pada Januari 2021 terutama dipengaruhi oleh penerbitan global bonds pemerintah dan penerimaan pajak. Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi," tambah keterangan tersebut.

Rekor tertinggi cadangan devisa Indonesia sebelumnya US$ 137 miliar yang dicapai pada bulan Agustus 2020 lalu. Setelahnya cadev mengalami penurunan dalam 3 bulan beruntun, sebelum kembali naik di bulan Desember 2020, dan meroket di awal tahun ini.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading