Wall Street Berpeluang Dibuka Melemah di Hari Terakhir 2020

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
31 December 2020 20:43
wall street

Jakarta, CNBC Indonesia - Kontrak berjangka (futures) indeks bursa Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (31/12/2020) cenderung flat jelang perdagangan terakhir Wall Street di tahun 2020.

Kontrak futures indeks Dow Jones Industrial Average mele28 mah 97 poin atau 0,1%. Kontrak serupa indeks S&P 500 dan Nasdaq juga cenderung flat. Sepanjang tahun berjalan, Dow Jones dan S&P 500 menguat masing-masing sebesar 15,52% dan 6,56%. Indeks Nasdaq melesat 43,44%.

Bursa saham Negara Adidaya tersebut pada Februari dan Maret anjlok setelah pandemi Covid menyebar hingga keluar China. Indeks S&P 500 bahkan sempat anjlok 30% menjadi koreksi dengan laju tercepat dalam sejarahnya.


Namun setelah menyentuh level terdalam pada Maret, bursa saham berbalik menguat secara dramatis setelah Federal Reserve mengamankan pasar kredit. Terakhir, reli terbentuk berkat kemajuan vaksin dan paket stimulus terbaru.

Meski demikian, masih ada bayang-bayang kekhawatiran dari kemunculan strain terbaru virus Corona di Inggris dan terkonfirmasi keberadaannya di Colorado dan California. Strain terbaru tersebut dilaporkan lebih menular.

Namun, para ahli dan pengambil kebijakan menyatakan bahwa vaksin yang terbaru cukup untuk mengendalikan virus yang ada. "Dengan vaksin flu, kita sebenarnya mendapati bahwa terjadi mutasi di musim sekarang dan perseroan menyesuaikan itu," tutur Hartaj Singh, analis bioteknologi Oppenheimer, kepada CNBC International.

Investor akan memantau data ekonomi pada Kamis, utamanya klaim tunjangan pengangguran. Ekonom dalam survey Dow Jones memperkirakan angkanya akan mencapai 828.000 klaim, atau sedikit naik.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Angka Pengangguran Buruk, Dow Jones Dibuka Melemah 90 Poin


(ags/ags)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading