Emiten Migas Bakrie Cetak Laba Rp 591 M di Q3, Naik 253%

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
17 December 2020 10:13
Malacca Strait PSC, doc.EMP

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten migas Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), mencatatkan laba bersih sebesar US$ 42,03 juta atau setara Rp 591,78 miliar dengan asumsi kurs Rp 14.800/US$ pada periode 9 bulan pertama tahun ini.

Perolehan tersebut mengalami kenaikan sebesar 253% dari tahun sebelumnya US$ 11,88 juta, atau setara Rp 167,27 miliar.

Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan naiknya penjualan bersih perseroan sebesar 24% menjadi US$ 239,09 juta dari sebelumnya US$ 191,99 juta.


Secara rinci, penjualan tersebut masih didominasi dari gas bumi sebesar US$ 218,65 juta, meningkat dari sebelumnya US$ 197,47 juta. Lainnya dari penjualan minyak mentah sebesar US$ 41,34 juta.

Meski demikian, beban pokok penjualan sampai dengan kuartal ketiga tahun ini juga naik menjadi US$ 135,78 juta dari sebelumnya US$ 116,52 juta. Sehingga, laba bruto ENRG menjadi sebesar US$ 103,44 juta dari tahun sebelumnya US$ 75,46 juta.

Direktur Keuangan EMP, Edoardus Windoe mengatakan, membaiknya kinerja perseroan disebabkan oleh kenaikan produksi minyak dan gas di sepanjang tahun ini. Blok Malacca Sirait berkontribusi terhadap sebagian besar total produksi minyak ENRG selain Blok Bentu dan Kangean yang memproduksi gas EMP.

Sementara itu, Adinda Bakrie, Chief Communication EMP mengatakan, perseroan telah merampungkan pengeboran 3 sumur di blok Malacca Sirait. Perseroan, lanjut Adinda, juga telah menyelesaikan pengeboran sumur di blok Buzi EPCC di Mozambique, Afrika.

"Pengembangan aset dan aktivitas pengeboran ini sangat penting demi meningkatkan jumlah cadangan migas di portofolio perusahaan," kata Adinda.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading