Covid Bikin Panik, Dana Asing Rp 1 T Kabur dari Bursa Saham

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
30 November 2020 13:43
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada sesi II perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berada di zona negatif. 

Lima menit setelah pembukaan sesi II, IHSG drop 1% lebih tepatnya 1,03% ke level 5.723,75. Net sell asing tercatat mencapai Rp 1,07 triliun. 

Sentimen negatif menyelimuti perdagangan saham hari ini, salah satunya karena jumlah kasus positif covid-19 yang tembus rekor yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) kecewa dengan penanganan pandemi ini. 


Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, di Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Ini semuanya memburuk semuanya," tegas Jokowi, Senin (30/11/2020).

Berdasarkan data yang diterima Kepala Negara per 29 November 2020, rata-rata kasus aktif meningkat menjadi 13,41%. Meskipun masih lebih baik dari angka dunia, namun ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata kasus aktif minggu lalu yang berada di 12,78%.

"Tingkat kesembuhan juga sama. Minggu lalu 84,03%, sekarang 83,44%," katanya.

Sebagai informasi, kasus Covid-19 berkali-kali mencetak rekor selama November 2020. Hal ini sudah sepantasnya menjadi alarm tanda bahaya agar semua stakeholder, baik dari pemerintah sampai masyarakat untuk makin gencar menerapkan protokol kesehatan.

Tercatat sebanyak 4 kali Indonesia mencetak rekor pertambahan kasus harian. Yang tertinggi terjadi pada Minggu (29/11/2020) dengan 6.267 pasien Covid-19 dalam sehari.

Selain itu, juga ada rekor kasus kematian dengan 169 pasien meninggal dalam sehari pada 27 November 2020. Kemarin, kasus kematian juga menyamai rekor tersebut.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berbalik melemah di perdagangan pasar spot hari ini, setelah menguat 0,57% sepanjang pekan lalu.

Pada Senin (30/11/2020), US$ 1 dibanderol Rp 14.080/US$ di pasar spot. Rupiah melemah 0,07% dibandingkan dengan penutupan perdagangan terakhir pekan lalu. Sebelumnya di pembukaan perdagangan rupiah menguat 0,07% di Rp 14.060/US$.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading