ADHI-WIKA Garap Jalan Tol Serang-Panimbang Rp 4,1 T

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
25 November 2020 09:38
Adhi garap tol Serang-Panimbang/Dok Adhi Karya

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten konstruksi BUMN, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) menandatangani kontrak baru untuk Paket Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi III Ruas Cileles-Panimbang, Provinsi Banten.

Penandatanganan dilakukan di Serang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pemilik proyek diwakili oleh Yanuar Chalik, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Jalan Bebas Hambatan Serang-Panimbang I bersama dengan Li Hui perwakilan joint venture (JV) dari tiga perusahaan.

Tiga perusahaan JV tersebut yakni PT Sino Road and Bridge Group CO (SRGBC), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan ADHI.


Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson, dan Direktur Operasi 1 Suko Widigdo.

Total nilai kontrak yang ditandatangani sebesar Rp 4,1 triliun (diluar pajak).

Dengan porsi pekerjaan dari nilai kontrak, antara lain ADHI sebesar 22,5%, WIKA 22,5% dan SRBGC sebesar 55%.

"Lingkup pekerjaan yang ADHI lakukan pada paket ini ialah pekerjaan jalan akses, interchange atau bundaran, jembatan, overpass atau jalan layang, hingga box underpass," kata Parwanto NoegrohoCorporate Secretary ADHI, dalam siaran persnya.

Pekerjaan ini direncanakan akan dilaksanakan selama 24 bulan atau 2 tahun. Ruas jalan tol yang akan dibangun memiliki panjang mencapai 33 km. Secara keseluruhan, tol ini akan menghubungkan tiga kabupaten, Serang, Lebak dan Pandeglang.

"Ruas ini nantinya akan menjadi penghubung kawasan-kawasan produktif di Provinsi Banten. Besar harapan, kehadiran ruas ini nantinya dapat mengurangi biaya logistik dan memberikan efisiensi waktu perjalanan," kata Parwanto.

Hingga Oktober 2020, ADHI mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp 7,5 triliun (di luar pajak), sehingga dengan adanya perolehan kontrak baru dari Tol Serang-Panimbang sebesar Rp 0,9 triliun, maka perolehan kontrak baru ADHI menjadi Rp 8,4 triliun dan total order book ADHI menjadi Rp38,9 triliun.

Selain itu ADHI juga telah menerima penetapan pemenang dari beberapa proyek baru yang diharapkan proses penandatanganan kontraknya akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Dia menegaskan, ke depannya ADHI akan terus berkontribusi dan berperan serta dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur untuk Indonesia Maju didukung dengan pertumbuhan berkelanjutan perseroan.

Data BEI mencatat, saham ADHI naik lagi pada perdagangan Rabu pagi ini (25/11), di level Rp 1.110/saham, naik 3,26%. Dalam sebulan terakhir, saham ADHI sudah melesat 88%.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading