Round Up Sepekan

Sabar Ibu-ibu, Harga Emas Kurang Perkasa, Lagi Lemas bin Loyo

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
21 November 2020 13:00
Pelayanan pembelian emas ANTAM secara Offline di mall  (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas di pasar primer nasional sepanjang pekan ini melemah Rp 8.000 per gram, atau 0,8%, sejalan dengan harga emas dunia yang juga tertekan 0,9% atau US$ 0,56 (setara Rp 7942,26) per gram.

Harga jual logam mulia tersebut di situs PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Jumat (20/11/2020) flat di level Rp 973.000/gram. Namun pada Sabtu, harga emas Antam naik 0,41% atau Rp 4.000 per gram k level Rp 977.000.


Dengan demikian, secara mingguan harga emas per Sabtu terhitung melemah Rp 8.000/gram, dibandingkan dengan posisi Sabtu pekan sebelumnya yang sebesar Rp 985.000/gram. Ini adalah pelemahan mingguan kedua, setelah pekan sebelumnya anjlok 1,9% atau Rp 19.000/gram.

Di pasar spot dunia, harga emas sepekan juga terhitung melemah secara mingguan. Pada Jumat, mengutip data Revinitif, harga emas berada di level US$ 1.870,49 per troy ons atau turun 0,05% dari posisi Kamis (US$ 1.867,4), dan sebesar 0,9% dibanding Jumat pekan lalu (US$ 1.888).

Koreksi mingguan tersebut juga melanjutkan pelemahan yang terjadi sepekan sebelumnya sebesar 3,25%. Akhir pekan lalu, emas di pasar spot dan di gerai Antam sama-sama tergusur dari level psikologis tertingginya, yakni masing-masing US$ 1.900/troy ons dan Rp 1 juta/gram.

Kabar positif perkembangan vaksin Covid-19 yang beruntun diumumkan oleh tiga perusahaan farmasi besar menjadi pemicu pelemahan harga aset minim risiko ini. Pasalnya, jika vaksin ditemukan, maka ekonomi akan berjalan normal lagi, sehingga kilau emas sebagai aset lindung nilai (dari risiko krisis ekonomi) pun memudar.

Perusahaan farmasi Moderna yang menunjukkan tingkat efikasi (persentase sukarelawan penerima vaksin yang sukses membentuk antibodi) sebesar 94,5%.

Kesuksesan tersebut mengamplifikasi optimisme pekan sebelumnya ketika perusahaan farmasi AS Pfizer dan perusahaan Jerman BioNTech mengumumkan tingkat efikasi vaksin mereka mencapai lebih dari 90%.

Pfizer dan BioNTech yang bakal mengajukan izin penggunaan darurat pada Balai Obat dan Makanan AS (Food and Drug Administration/FDA) pada Jumat. Pengiriman vaksin bisa dilakukan hanya beberapa jam setelah izin turun.

Kabar positif vaksin lainnya muncul dari AstraZeneca dan University of Oxford yang menyatakan bahwa vaksin corona besutan mereka aman dan memicu antibodi bagi orang dewasa.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading