Penjualan iPhone Drop 21%, tapi Kinerja Apple Naik karena WFH

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
30 October 2020 14:14
This picture taken on Monday, Aug. 24, 2020, shows Apple's third store in Singapore housed in a sphere floating on Marina Bay with the background of business district in Singapore. (Yeen Ling Chong via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Apple Inc. melaporkan kinerja akhir kuartal keempat tahun ini di luar perkiraan para analis Wall Street. Dilansir dari CNBC, Pendapatan Apple secara keseluruhan mengalami kenaikan 1% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi US$ 64,7 miliar (Rp 957,56 triliun asumsi kurs Rp 14.800/US$).

Namun sayangnya penjualan untuk produk iPhone mengalami penurunan 20,7% YoY menjadi sebesar US$ 26,44 miliar di akhir September lalu.

Sementara itu, penjualan Mac dan iPad secara tahunan masing-masing mengalami kenaikan 28% dan 45% YoY menjadi US$ 9 miliar dan US$ 6,8 miliar.


Kenaikan penjualan kedua produk ini melampaui ekspektasi analis. Kemungkinan kenaikan penjualan kedua produk ini ditopang oleh tren work from home (WFH).

Pendapatan jasa seperti i iCloud dan Apple Music, biaya dari App Store yang dibayarkan oleh pengembang aplikasi, dan pendapatan lisensi juga mengalami kenaikan di luar perkiraan, yakni nai 16,3% YoY menjadi US$ 14,55 miliar.

Pendapatan produk lainnya naik 20,9% menjadi US$ 7,88 miliar. Kategori ini termasuk Wearable, Home, dan Accessories, yang harganya sedikit lebih tinggi dari ekspektasi yang mencakup AirPods dan Beats.

Namun demikian, sayangnya penjualan Apple di China, termasuk Hong Kong dan Taiwan turun 28% YoY menjadi US$ 7,95 miliar dari US$ 11,13 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Sebagian besar pendapatan China terdiri dari iPhone baru. Dan itulah alasan angka untuk kuartal total dimulai dengan tanda minus. Namun mengingat apa yang kami lihat di awal penggunaan iPhone baru, kami yakin kami akan berkembang di Kuartal 1," kata Tim Cook, CEO Apple, dilansir dari CNBC, Jumat (30/10/2020).

Pelaku pasar bakal mencermati penjualan iPhone 12 yang baru dirilis dan mulai dijual pada bulan ini.

Namun Cook menegaskan bahwa dia tidak khawatir dengan penjualan iPhone 12 mengingat kemampuan perangkat, bahkan telah dilengkapi dengan jaringan 5G.

"Kami rasa kami telah masuk di waktu yang tepat," imbuhnya.

Hingga akhir tahun ini, Cook mengisyaratkan masih ada beberapa produk baru yang akan dikrilis, kemungkinan besar Mac yang menggunakan chip rancangan Apple.

Beberapa waktu lalu Apple juga merilis Apple Watch series 6 yang mulai dipasarkan pada September.

Pada Jumat ini Apple juga akan bundel layanan berlangganan yang disebut Apple One. Bundelnya berbeda-beda di setiap wilayah tetapi termasuk Apple Music, penyimpanan iCloud, dan video streaming Apple TV +.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading