Dengan Volume Besar, Saham BRMS Terbang 21,62%

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
15 September 2020 16:08
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) bakal memulai uji coba produksi di tambang emasnya Citra Palu, Palu. (Dok. BUMI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jagat bursa domestik berhasil dibuat heboh pada perdagangan hari ini pasalnya di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih terkoreksi cukup parah yakni 1,18%, saham anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yakni PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) kembali berlaga merespons berbagai sentimen positif.

BRMS berhasil melesat pada perdagangan hari ini. Terpantau harga BRMS hari ini naik 21,62% ke level Rp 67/unit dengan volume perdagangan yang tidak tanggung-tanggung besarnya yakni 1,82 miliar saham dengan total transaksi senilai Rp 119 miliar.

Kenaikan ini sendiri menjadikan saham BRMS menjadi saham dengan kenaikan paling besar pada perdagangan hari ini.


Sementara itu induk usahanya BUMI juga berhasil bangkit dari level terendah yang diijinkan oleh regulator yakni Rp 50/unit, bahkan terbang 8% ke level Rp 54/unit sebelum akhirnya ditutup kembali ke level Rp 50/unit. Volume perdagangan BUMI juga tidak kalah besar dari anak usahanya yakni 806 juta saham dengan total transaksi senilai Rp 41 miliar.

Para pelaku pasar berhasil merespons positif kenaikan harga batu legam yang tentunya akan berdampak positif bagi emiten batu bara seperti BUMI.

Pekan lalu, harga batu bara acuan di pasar ICE Newcastle (Australia) meroket 7,44% secara point-to-point. Pada perdagangan hari ini meskipun harga masih di bawah US$ 60/ton, tepatnya di US$ 53,8/ton.

Harga emas acuan dunia di pasar spot juga sedang terapresiasi yang menjadi salah satu sentimen positif bagi BRMS. Melansir data Refinitiv, harga emas dunia di pasar spot pada perdagangan hari ini berhasil terapresiasi sebesar 0,32% ke level 1.962,33/troy ons mencoba kembali mendaki ke level 2.000.troy ons.

Selain itu pelaku pasar juga merespons Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BUMI yang akan diberlangsukan besok (16/9/20) di JS Luwansa Hotel pada Jam 14:00.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), agenda dan mata acara RUPSLB adalah perubahan dan penetapan kembali susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

"Mata acara ini terkait dengan adanya pengunduran diri Presiden Komisaris dan penetapan kembali susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan," sebut pengumuman tersebut.


TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading