Wall Street Dibuka Variatif di Tengah Reli Saham Teknologi

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
01 September 2020 20:52
Traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., October 4, 2017. REUTERS/Brendan McDermid

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak variatif pada pembukaan perdagangan Selasa (1/9/2020), menyusul aksi ambil untung pemodal di tengah penguatan saham-saham teknologi.

Indeks Dow Jones Industrial Average dibuka turun 84 poin (-0,3%) pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB) dan 15 menit kemudian surut jadi 26,27 poin (-0,09%) ke 28.403,78. Namun, Nasdaq menguat 77,42 poin (+0,66%) ke 11.852,88 dan S&P 500 naik 4,49 poin (+0,13%) ke 3.504,8.

Indeks S&P 500 menguat 7,2% sepanjang bulan berjalan, menuju kinerja terbaik sejak 1984. Sementara itu, indeks Dow Jones melesat lebih dari 8% bulan ini dan menuju bulan Agustus terbaiknya dalam 36 tahun terakhir.


Harga saham Apple dan Tesla menguat di pasar, masing-masing sebesar 2% dan 0,5%, menyusul pemecahan nilai nominal saham mereka (stock split) yang membuat saham mereka menjadi lebih murah.

Sementara itu, harga saham Zoom melesat nyaris 30% setelah melaporkan kinerja kuartalan yang fantastis pada kuartal kedua 2020. Penyedia aplikasi telekonferensi itu mencetak pendapatan US$ 663,5 juta, atau di atas ekspektasi analis yang mematok US$500 juta.

"Manakala kisah seputar pertumbuhan dan momentum menjadi pendorong utama keuntungan mereka, faktor nilai dan siklikal juga turun berperan serta di sini," tutur Mark Hackett, Kepala Riset Investasi Nationwide, dalam laporan risetnya sebagaimana dikutip CNBC International.

Penguatan saham teknologi sepanjang Agustus mendorong indeks Nasdaq melonjak 9,6% atau menjadi kinerja bulanan terbaik sejak 2000. Indeks S&P 500 dan Dow Jones juga mencetak kinerja terbaik mereka sejak 30 tahun terakhir pada Agustus ini.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading