Jreeeng! Eks Dirut BEI Lirik Jouska, Mau Jadi Juru Selamat?

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
28 August 2020 10:07
Tito Sulistio

Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan direktur utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio buka suara merespons masalah PT Jouska Finansial Indonesia (Jouska) yang diperkarakan para kliennya. Tito di pusaran kasus ini karena ada kabar mantan dirut bursa periode 2015-2018 ini akan mencaplok Jouska.

Kabar rencana untuk mencaplok Jouska tersebut rupanya memang sedang dibahas oleh Tito dengan manajemen Jouska. Tito tidak menyebutkan secara rinci dengan siapa saja pembicaraan itu dilakukan tapi tahap due diligence awal sudah mulai dilakukan.

"Sudah ketemu sekali. Minggu depan akan ada pertemuan sekali lagi," kata Tito kepada CNBC Indonesia melalui sambungan telepon, Jumat (28/8/2020).


Namun dari pertemuan pertama, jelas Tito, belum ada komitmen yang disepakati dengan Jouska. Namun bagi Tito, keberadaan Jouska sebagai entitas yang melakukan edukasi pasar modal punya kontribusi baik.

Tito SulistioFoto: CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto
Tito Sulistio

"Saya tidak berbicara soal apa yang dilakukan Jouska di luar edukasi. Jouska harus diakui sudah banyak melakukan edukasi pasar modal. Lembaga mana yang bisa melakukan hal yang serupa?" kata Tito.

Seperti diketahui, kasus Jouska sempat ramai beberapa waktu lalu karena banyak klien yang mempersoalkan investasi saham yang dikelola oleh Jouska. Padahal Jouska bukan tidak memiliki izin sebagai perusahaan pengelola investasi atau manajer investasi.

Kasus ini semakin ramai karena Jouska menempatkan investasi kliennya pada saham tertentu, yaitu saham PT Sentral Mitra Indformatika Tbk (LUCK), yang baru IPO pada 2018. Penjamin emisi IPO Sentral Mitra adalah PT Philips Sekuritas, tempat klien Jouska membuka rekening efek.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, Jouska tidak memiliki izin sebagai perusahaan investasi. Akhirnya kasus ini ditangani oleh Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi (SWI) dan Jouska diperintahkan menghentikan semua aktivitasnya.

Tak berhenti disini, beberapa klien menempuh jalur hukum untuk meminta pertanggungjawaban Jouska karena merugi.

Tito menambahkan, dirinya tidak ingin ikut campur dalam persoalan Jouska di luar edukasi pasar modal. Tito berniat untuk mengembangkan Jouska sebagai lembaga edukasi pasar modal untuk masyarakat, khususnya milenial.

"Mereka punya subscriber banyak. Saya tidak mau ada satu lembaga edukasi pasar modal yang bagus harus mati karena hal ini. Saya siap mendukung meskipun tidak menjadi investor," pungkas Tito.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading