Internasional

Ramai Kabar Baik, Wall Street Rekor Cetar Membahana Badai!

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
25 August 2020 07:22
Founder and CEO of Zuora, Tien Tzuo, takes part in the company's IPO on the floor of the New York Stock Exchange shortly after the opening bell in New York, U.S., April 12, 2018.  REUTERS/Lucas Jackson

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham-saham di Bursa Amerika Serikat (AS), Wall Street, mencatatkan kenaikan dan menyentuh level tertinggi baru sepanjang masa pada perdagangan Senin (24/8/2020). Kenaikan itu dipicu oleh baiknya kinerja perusahaan teknologi serta optimisme di seputar pandemi virus corona (Covid-19).

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 378,13 poin atau 1,4%, ditutup menjadi 28.308,46. S&P 500 naik 1% menjadi 3.431,28 dan mencapai level tertinggi sepanjang masa. Ini merupakan kali pertama S&P 500 ditutup di atas 3.400.



Di sisi lain, Nasdaq Composite juga mencapai rekor tertingginya setelah naik 0,6% menjadi 11.379,72.

Di sektor teknologi, saham Apple mencatatkan kenaikan 1,2% dan saham Facebook melonjak 1,6%. Saham Amazon, perusahaan milik orang terkaya dunia Jeff Bezos, juga naik 0,7%. Sementara saham Alfabet, induk Google, naik 0,6%.

Sentimen positif yang mendorong kenaikan indeks-indeks utama juga datang dari penurunan jumlah kasus virus corona AS dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut perhitungan Universitas Johns Hopkins, sejak kasus virus asal Wuhan, China itu melonjak menjadi lebih dari 64.000 kasus di AS awal bulan ini, jumlah infeksi harian baru belum pernah lagi melampaui 49.000 setelahnya. Pada Minggu, ada kurang dari 37.000 kasus baru yang dikonfirmasi, menurut data mereka.

"Saya pikir sesuatu yang menarik mungkin berkembang dalam beberapa minggu dan bulan mendatang," kata Tom Lee, kepala penelitian di Fundstrat Global Advisors, dalam sebuah catatan.


"Saya pikir sangat mungkin bahwa kasus Covid-19 AS jatuh ke sekitar 10.000 pada bulan September."

"AS akan segera menjadi salah satu tempat teraman di Dunia. Dan jika ini benar, modal juga akan mencari AS, yang berarti harga saham akan naik lebih lanjut," kata Lee, mengutip CNBC International.

Bertolak belakang dengan pergerakan saham-saham di perdagangan reguler, saham berjangka (futures) AS justru diperdagangkan hampir tak berubah pada Senin malam. Di mana Dow Jones Industrial Average Futures, S&P 500 dan Nasdaq 100 futures, semuanya diperdagangkan tepat di bawah level mereka sebelumnya.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading