Wall Street Dibuka Hijau, Kali Ini Saham Teknologi Menguat

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
12 August 2020 20:41
Trader Gregory Rowe works on the floor of the New York Stock Exchange, Monday, Aug. 5, 2019. Stocks plunged on Wall Street Monday on worries about how much President Donald Trump's escalating trade war with China will damage the economy. (AP Photo/Richard Drew)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka meriah pada perdagangan Selasa (11/8/2020), kembali membuka jalan bagi indeks acuan bursa AS menyentuh rekor tertinggi yang baru.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 285 poin (+1%) pada pembukaan perdagangan pukul 08:30 waktu setempat (21:30 WIB), dan 10 menit kemudian bertambah menjadi 259,38 poin (+0,94%) ke 27.946,29.

Sementara itu, indeks S&P 500 bertambah 31,83 poin (+0,95%) ke 3.365,52. Jika reli ini terjaga hingga penutupan, indeks S&P 500 berpeluang melewati rekor tertingginya yang diraih pada 19 Februari pada level 3.393,52. Indeks Nasdaq yang berisi saham-saham teknologi tumbuh 125,36 poin (+1,16%) ke 10.908,19.


Kemarin, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pemerintah AS akan membeli 100 juta dosis vaksin Corona produksi Moderna yang tengah diuji-coba. Saham maskapai penerbangan United Airlines dan kapal pesiar Carnival kompak menguat 2% di sesi pra-pembukaan.

Munculnya selera mengambil risiko para pemodal itu terjadi menyusul data positif perekonomian AS dan harapan paket stimulus bakal pulih. Namun, indeks S&P 500 surut 0,8% menyusul ambruknya saham-saham teknologi akibat aksi ambil untung.

"Kombinasi antara indeks S&P 500 yang berusaha mencetak rekor tertinggi setelah reli 7 hari berurutan, dominasi lama-saham teknologi dan FAANGs (Facebook, Apple, Amazon, Netflix, Google)-melanjutkan tren perjuangan akhir-akhir ini dan hari lain tanpa persetujuan atau negosiasi baru di Washington DC terkait paket stimulus baru akhirnya bertemu di pasar," tutur Jim Paulsen, Kepala Perencana Investasi Leuthold Group, kepada CNBC International.

Investor terus memantau rencana paket stimulus baru setelah Trump meneken empat perintah eksekutif untuk memperpanjang bantuan terkait corona. Menteri Keuangan Steven Mnuchin pada Senin mengatakan bahwa Gedung Putih membuka kembali pembicaraan dengan Partai Demokrat untuk mencapai kesepakatan.

Departemen Tenaga Kerja bakal merilis data indeks harga konsumen (IHK) inti pada Rabu. Ekonom dalam polling Dow Jones mengekspektasikan indeks harga konsumen naik 0,3% pada Juli, setelah naik 0,6% pada Juli. Inflasi inti diperkirakan naik 0,2%.

Di sisi lain, beberapa emiten unggulan bakal merilis kinerja keuangannya seperti Cisco Systems, dan Lyft.  Dari ranah politik, calon presiden dari Partai Demokrat resmi bersanding dengan senator dari California Kamala Harris sebagai calon wakil presiden.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading