IMA: Kenaikan Royalti Tambang Masih Wajar Tapi Memberatkan

Video Eksklusif

IMA: Kenaikan Royalti Tambang Masih Wajar Tapi Memberatkan

Market - CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
29 July 2020 18:13

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah mensyaratkan adanya penambahan royalti dari 13,5%menjadi 15% untuk perpanjangan izin pertambangan, dimana aturan beban pajak sebagai bagian dari upaya mengenjot penerimaan pajak negara disebut Ketua Indonesian Mining Association (IMA), Ido Hutabarat sebagai langkah wajar meskipun memberatkan pengusaha. Lalu seperti apa IMA menyikapi langkah kenaikan royalti ini? dan bagaimana peneliti melihat urgensi kenaikan royalti ini?

Selengkapnya saksikan dialog Maria Katarina dengan Ketua Indonesian Mining Association (IMA), Ido Hutabarat dan Peneliti Alpha Research Database Indonesia, Ferdy Hasiman dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Rabu, 29/07/2020)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini
Video Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait