Tak Cuma Saham, Ternyata Lo Kheng Hong pun Beli Reksa Dana

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
08 July 2020 11:17
Lo Kheng Hong, Simas Invest

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor ritel kenamaan pasar modal Indonesia, Lo Kheng Hong, mengatakan dirinya juga memilih investasi reksa dana untuk mengatur portofolio investasinya selain juga berinvestasi pada saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Adapun reksa dana yang menjadi favoritnya adalah reksa dana jenis pendapatan tetap (reksa dana dengan mayoritas berisi obligasi/surat utang) karena bisa memberikan keleluasaan penyimpanan dana yang bisa mempermudah likuiditas pengelolaan dana.

"Reksa dana pendapatan tetap. Uang yang belum saya belikan saham saya taruh di sana [reksa dana]. Ketika saya beli saham, bisa saya tarik [dana di reksa dana]," katanya dalam video yang diunggah oleh Simas Invest, dalam instagram resmi, dikutip CNBC Indonesia, Rabu (8/7/2020).


Hanya saja Lo Kheng Hong berpesan bagi perusahaan manajer investasi (MI) agar bisa terus mendapatkan kepercayaan investor ialah dengan meningkatkan kinerja produk reksa dana dan juga selalu menjaga komitmen kepada para nasabah.

"Pesan saya, bisa meningkatkan kinerja [MI] dan selalu menjaga komitmen kepada nasabah."

Reksa dana pendapatan tetap adalah jenis reksa dana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada surat utang (obligasi), minimal 80% harus terdiri dari surat utang, sedangkan sisanya merupakan produk pasar uang.

Ketika ramai nama Sinarmas Asset Management di publik soal pemberitaan pembekuan OJK, Lo Kheng Hong menegaskan tidak menarik dananya di Sinarmas.

Long Kheng Hong menjelaskan, ia masih percaya dengan fund manager Grup Sinarmas tersebut, sehingga memilih mempertahankan portofolio ketimbang menarik dana meskipun dalam jumlah yang besar.

"Saya punya uang cukup banyak di Reksadana Sinarmas, saya tidak tarik, Karena saya percaya kepada Sinarmas," katanya, saat dikonfirmasi CNBC Indonesia, Rabu (27/5/2020).

Lo Kheng Hong dikenal sebagai salah satu investor bertipe value investing (berbasis nilai) di BEI dan sukses. Bahkan dia dijuluki Warren Buffet-nya Indonesia karena sudah meraup untung dengan memilih saham-saham dengan fundamental baik dan valuasi yang murah.

Dia memiliki beberapa saham saat ini, terutama di Grup Indika Energy. Di PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. (MBSS), anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY), Lo Kheng Hong memiliki sebanyak 97.102.000 saham atau sebesar 5,55%, sementara di anak usaha Indika Energy lainnya yakni PT Petrosea Tbk (PTRO) dia punya sebesar 13,67% saham per Juni 2019.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading