Emiten Bakal Bagi Dividen, Siap-siap Kokang Amunisi!

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
28 May 2020 06:55
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis, 12 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5,01% ke 4.895,75. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dihentikan sementara (trading halt) setelah  Harga tersebut ke 4.895,75 terjadi pada pukul 15.33 WIB.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Musim pembagian dividen jadi katalis positif. Usai libur Lebaran, investor mendapatkan sentimen positif lantaran beberapa perusahaan terbuka (emiten) yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah menjadwalkan pembagian dividen atas laba bersih mereka kepada pemegang sahamnya.

Momentum pembagian dividen, menurut Investment Banking PT Panin Sekuritas, Indra Then dapat dimanfaatkan oleh investor untuk mendapatkan dua hal yakni capital gain dari kenaikan harga saham emiten tertentu dan dividend yield, atau besaran dividen laba bersih yang diberikan kepada pemegang saham.

"Tak masalah kalau habis dapat dividen dijual lagi, tergantung investor, apakah profit atau tidak. Pembagian dividen menjadi waktu yang tepat bagi investor fundamental untuk mengoleksi portofolio sahamnya," katanya dalam dialog dengan CNBC Indonesia, belum lama ini.

Dalam pembagian dividen, ada beberapa istilah yang biasa muncul di antaranya yakni cum date atau tanggal cum dividen yang merupakan tanggal terakhir bagi investor yang ingin membeli saham tertentu dan berhak untuk mendapatkan dividen emiten terkait.


Ada pula ex date atau tanggal ex dividen adalah hari pertama ketika pemegang saham tak lagi berhak mendapatkan dividen dari emiten. Tanggal ex dividen dijadwalkan satu hari kerja setelah tanggal cum dividen.

Adapun recording date adalah tanggal pencatatan investor saham untuk mendapatkan dividen. Biasanya recording date jatuh pada cum date pasar tunai.

CNBC Indonesia merangkum beberapa emiten yang sudah menjadwalkan pembagian dividen berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).


1. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
Emiten jasa menara telekomunikasi ini akan membagikan dividen tunai Rp 28/saham. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 29 Mei 2020. Tanggal pembayaran dividen tunai pada 19 Juni 2020. Tanggal pencatatan atau recording date yakni 3 Juni. Besaran dividen itu setara dengan Rp 605,67 miliar atau sekitar 73,9% dari laba bersih perseroan tahun 2019.


2. PT XL Axiata Tbk (EXCL)
Operator telekomunikasi XL asal Malaysia ini akan membagikan dividen tunai Rp 20 per saham. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 29 Mei 2020. Tanggal pembayaran dividen tunai pada 17 Juni 2020. Besaran dividen tersebut setara dengan 30% dari laba bersih atau Rp 215,74 miliar.


3. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
Emiten kayu dan perkebunan ini akan membagikan dividen tunai Rp 5 per saham atau total nilainya mencapai Rp 52,29 miliar. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi yakni 29 Mei 2020. Tanggal pembayaran dividen tunai pada 17 Juni 2020. Pembagian dividen tunai diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam DPS (daftar pemegang saham) 3 Juni pukul 16.00 WIB atau recording date.


4. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
Pengelola minimarket Alfamart ini akan membagikan dividen tunai Rp 13,38/saham atau sejumlah total Rp 555,60 miliar. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 27 Mei 2020. Tanggal pembayaran dividen tunai pada 12 Juni 2020.


5. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)
Pengelola gerai minimarket Alfamidi, MIDI, juga satu Grup dengan Alfamart, akan membagikan dividen tunai Rp 21,2 per saham atau total senilai Rp 61,11 miliar. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 27 Mei 2020 dan tanggal pembayaran dividen tunai pada 17 Juni 2020.


6. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)
Emiten konstruksi SSIA akan membagikan dividen tunai Rp 5 per saham atau setara dengan nilai total Rp 23,04 miliar. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi 27 Mei 2020 dan tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi 28 Mei. Tanggal pembayaran dividen tunai pada 17 Juni 2020. Tahun lalu laba bersih dicapai Rp 92,31 miliar.


7. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
Anak usaha subholding migas PT Pertamina (Persero) ini akan membagikan dividen tunai Rp 41,56/saham atau setara Rp 1 triliun. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 28 Mei 2020. Tanggal pembayaran dividen tunai pada 18 Juni 2020. Dividen ini terbagi yakni bagian saham Seri A Dwiwarna sebesar Rp 41,56 , Seri B Rp 573,90 miliar, dan Seri B milik publik Rp 433,57 miliar.

8. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
Emiten farmasi swasta ini akan membagikan dividen tunai Rp 20/saham atar Rp 937,50 miliar secara total. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 29 Mei 2020. Tanggal pembayaran dividen tunai pada 19 Juni 2020.


9. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)
Emiten Grup Philip Morris ini akan membagikan dividen tunai Rp 119,8/saham. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 29 Mei 2020 sebagaimana dicatat situs KSEI. Berhubung Senin, 1 Juni 2020, adalah hari libur Pancasila, maka tanggal ex dividen adalah 2 Juni 2020 yang jatuh pada Selasa. Tanggal pembayaran dividen ke rekening pemegang saham akan dilakukan pada Selasa, 9 Juni 2020.


10. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)
Anak usaha Waskita Karya ini akan membagikan dividen senilai Rp 8,22/saham. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi 20 Mei, tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi 26 Mei, dan tanggal pencatatan (recording date) 27 Mei, sementara tanggal pembayaran 12 Juni mendatang.


11. PT Kino Indonesia Tbk (KINO)
Emiten produsen produk permen ini akan membagikan dividen tunai Rp 83/saham. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi 20 Mei, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi 26 Mei, dan tanggal pencatatan 27 Mei. Tanggal pembayaran dividen 12 Juni


12. PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)
Emiten ini masuk Grup Saratoga. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi yakni 29 Mei, ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi 2 Juni. Cum dividen di pasar tunai 3 Juni, recording date 3 Juni, dan tanggal pembayaran dividen 17 Juni. Setiap satu saham akan mendapatkan dividen tunaii Rp 90/saham.




[Gambas:Video CNBC]




(tas/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading