Trump Tebar Kabar Positif, Bursa Saham Asia Masuk Zona Hijau

Market - Haryanto, CNBC Indonesia
17 April 2020 10:53
Bursa Asia

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham di kawasan Asia masuk zona hijau pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (17/4/2020) setelah merespons kenaikan bursa saham Wall Street usai Presiden AS Donald Trump yang mengisyaratkan pembukaan kembali kegiatan ekonomi Negeri Paman Sam.

Keputusan itu diambil Trump karena menurutnya jumlah
kasus baru virus corona (Covid-19) di AS sudah mulai menurun dan bahwa pembatasan (shutdown) sebagian wilayah untuk menekan penyebaran wabah dianggapnya telah membuahkan hasil.

"Jelas bahwa strategi agresif kami berhasil," katanya dalam konferensi pers, mengutip AFP. "Pertempuran berlanjut tetapi data menunjukkan bahwa pertumbuhan kasus-kasus baru secara nasional telah melewati puncaknya."

Data perdagangan mencatat, pasar saham China daratan dibuka menguat pada awal perdagangan, dengan indeks Shanghai Composite naik 0,88%, sedangkan Shenzhen melonjak hampir 1%. Sementara pasar saham di Hong Kong, indeks Hang Seng melambung 2,25%.

Pasar saham Jepang terapresiasi, dengan indeks Nikkei 225 melonjak 2,49% terdorong oleh kenaikan saham-saham blue chip, saham Fast Retailing dan Softbank Group masing-masing naik lebih dari 4% sedangkan indeks Topix menguat 1,24%.

Sementara di sektor teknologi, saham Advantest naik lebih dari 4% dan Tokyo Electron melonjak 3%. Saham produsen mobil yakni Honda naik hampir 7% dan Toyota menguat lebih dari 2%.

Indeks Kospi Korea Selatan memimpin kenaikan di antara pasar utama di kawasan Asia karena melonjak 3,26% sementara indeks Kosdaq menguat 1,35%.


 

 

 

Pasar saham Australia, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 104,70 poin atau 1,93% menjadi 5.521. Saham-saham pendorong kenaikan di antaranya saham pertambangan Rio Tinto naik 3%, Fortescue Metals menguat lebih dari 2% dan BHP naik hampir 2%.

Rio Tinto melaporkan peningkatan produksi dan pengiriman bijih besi Pilbara pada kuartal pertama dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya.

Dari kawasan Asia lainnya yaitu bursa saham domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini juga menghijau, pukul 10:20 WIB naik 2,62% pada 4.598,11, dengan nilai transaksi tercatat Rp 2,91 triliun.

Sementara bursa saham Wall Street yang merupakan acuan atau barometer dari bursa saham global pada penutupan perdagangan pagi dini hari tadi masuk zona hijau karena karena laporan data klaim pengangguran yang lebih baik dari perkiraan dan periode sebelumnya.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 33,33 poin, atau 0,1%, menjadi 2.337,68, menghapus kerugian di awal perdagangan. S&P 500 naik 16,19 poin, atau 0,6%, menjadi 2.799,55 dan Nasdaq Composite naik 139,19 poin, atau 1,7% menjadi 8532,36.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya

Rencana Trump Potong Pajak Bikin Bursa Asia Sementara Tenang


(har/har)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading