Dahsyat! IHSG Pantang Mundur, Dibuka Langsung Terbang 7,5%

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
27 March 2020 09:06
Dahsyat! IHSG Pantang Mundur, Dibuka Langsung Terbang 7,5%
Jakarta, CNBC Indonesia - Pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (27/3/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat setelah kemarin mencatatkan penguatan signifikan.

Pada saat lonceng yang menandakan jam perdagangan berbunyi, IHSG belum beranjak. Namun selang tak berapa lama, IHSG langsung melemah 5,07% ke level 4.568 dan pada pukul 09.03 WIB IHSG tampak menguat 7,5% ke level 4.664,21. Kemarin (26/3/2020), IHSG ditutup mengiat 10,19% dan menjadi apresiasi tertinggi sejak 8 Juni 1999.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi di sepanjang perdagangan kemarin sebesar Rp 12,51 triliun. Asing mencatatkan aksi beli bersih sebesar Rp 670,13 miliar di pasar reguler maupun non-reguler.



Hari ini, mayoritas bursa saham utama kawasan Asia juga bergerak di zona hijau. Pada 08.43 WIB mayoritas indeks bursa saham Benua Kuning mencatatkan penguatan. Indeks Shang Hai COmposite (+1,02%0, Hang Seng (+1,78%), Topix (+1,79%), KLCI (+1,09%), Straits Times (+2,66%), KOSPI (+2,26%) dan Taiwan Weighted (+1,79%).

Hijaunya bursa kawasan Asia ini menyusul penguatan Wall Street yang tutup dini harii tadi. Dalam perdagangan tiga hari terakhir bahkan indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik lebih dari 20%.

Indeks DJIA ditutup melesat 6,4% dini hari tadi. Sementara itu indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing menguat 6,2% dan 5,6%. Penguatan Wall Street seolah tak mengindahkan rilis data ekonomi AS yang mulai memperlihatkan dampak pandemi COVID-19.

Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis kemarin melaporkan klaim tunjangan pengangguran naik menjadi lebih dari 3 juta klaim dalam sepekan yang berakhir 21 Maret.

Pelaku pasar sepertinya sudah mengantisipasi hal terburuk yang akan terjadi di perekonomian AS, tetapi sudah mulai sadar jika hal tersebut hanya sementara. Ekonomi AS akan segera bangkit begitu pandemi berakhir, apalagi Pemerintah AS akan menggelontorkan stimulus jumbo US$ 2 triliun.

Pada Rabu malam (23/3/2020) waktu setempat, Senat AS mengadakan voting untuk menentukan lolos atau tidaknya RUU paket stimulus ekonomi sebesar US$ 2 triliun tersebut. Senat akhirnya menyetujui secara bulat (96 vs 0) RUU tersebut setelah berhari-hari berdiskusi dengan alot.

Kini RUU tersebut beralih tangan menunggu persetujuan DPR AS (House of Representatives) yang rencananya akan melakukan voting secara tidak langsung pada Jumat pagi waktu setempat mengingat anggotanya banyak di luar Washington.

"Ini merupakan momen yang membanggakan bagi Senat Amerika Serikat dan negara ini. Kami yakin akan memenangkan pertempuran ini dalam waktu dekat" kata Senat Mitch McConnell kepada wartawan usai pemungutan suara melansir CNBC Internasional.

Namun mengingat IHSG kemarin sudah melesat tajam dan bahkan jadi jawara Asia, ruang untuk koreksi masih terbuka. Lagi pula kondisi di tanah air juga belum bisa dikatakan kondusif karena jumlah orang yang dinyatakan positif COVID-19 semakin banyak.

Hingga kemarin, jumlah orang yang dinyatakan positif COVID-19 di tanah air mencapai 893 orang, atau mengalami kenaikan sebanyak 103 kasus dari hari sebelumnya. Jumlah korban jiwa melonjak menjadi 78 orang, menjadikan tingkat mortalitas di RI kembali ke kisaran 8%.

Selagi wabah ini masih terus ada dan tak segera bisa dijinakkan, pasar saham masih berpotensi untuk bergerak dengan volatilitas tinggi. Pasar baru akan pulih jika pertambahan jumlah kasus infeksi COVID-19 mulai turun signifikan dan aktivitas ekonomi kembali pulih.




TIM RISET CNBC INDONESIA (twg/twg)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading