Rupiah Mau Menguat Lagi Kah?

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
27 March 2020 07:02
Rupiah Mau Menguat Lagi Kah?

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya akan menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda apresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF).

Berikut kurs dolar AS di pasar NDF beberapa saat setelah penutupan perdagangan spot kemarin dibandingkan hari ini, Jumat (27/3/2020), mengutip data Refinitiv:

Periode

Kurs 26 Maret (16:01 WIB)

Kurs 27 Maret (07:00 WIB)

1 Pekan

Rp 16.242

Rp 15.948

1 Bulan

Rp 16.362

Rp 15.390

2 Bulan

Rp 16.415

Rp 16.129,47

3 Bulan

Rp 16.545

Rp 16.200

6 Bulan

Rp 16.840

Rp 16.488,09

9 Bulan

Rp 17.055

Rp 16.723,5

1 Tahun

Rp 17.225

Rp 17.849,3

2 Tahun

Rp 18.422,4

Rp 17.524


Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) yang kali terakhir diperbarui pada 26 Maret pukul 14:57 WIB:
 

Periode

Kurs

1 Bulan

Rp 16.322

3 Bulan

Rp 16.440

 


NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.


Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah.

Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu selalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing.



TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading