Asteroid Semakin Dekat dengan Bumi, Apa yang Bakal Terjadi?

Market - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
15 February 2020 15:16
Asteroid Semakin Dekat dengan Bumi, Apa yang Bakal Terjadi? Foto: Tentang dua asteroid yang mendekati Bumi (NASA). (Ist)
Jakarta, CNBC Indonesia - Warga bumi baru saja merayakan hari kasih sayang atau valentine day, Jumat (14/2/20). Sementara di luar angkasa sana, asteroid raksasa berukuran antara 1.443 - 3.248 kaki mendekati bumi sekitar pukul 06:05 waktu Amerika Serikat, atau pada 06.05 WIB pada hari Sabtu (15/2/20).

Para ahli NASA mengatakan, benda luar angkasa itu tidak akan membahayakan bumi. Asteroid ini melintas dalam 3.590.000 mil dari Bumi atau 15 kali jarak dari Bumi ke bulan, menurut NASA.

Asteroid yang dikenal sebagai 2002 PZ39 ini telah dilacak sejak penemuannya pada Agustus 2002. Orbit dan lintasannya sudah dikenal luas. Kini, benda ini tengah diamati secara seksama oleh Observatorium Arecibo di Puerto Rico.



The Minor Planet Center telah mengklasifikasikan PZ39 2002 sebagai 'Asteroid Berbahaya' menurut NASA. Klasifikasi itu berlaku untuk benda apa pun yang lebih besar dari 492 kaki yang mendekati Bumi dalam 4,6 juta mil. Tetapi berdasarkan lintasan asteroid, benda ini seharusnya tidak lebih dekat dari yang diharapkan.

Beberapa asteroid lagi, di dalam rumah seukuran pesawat terbang, juga akan melewati Bumi pada hari Minggu dan Senin, dengan yang terdekat berjarak 1,4 juta mil dari Bumi pada hari Senin.

Secara kebetulan, Sabtu menandai ulang tahun ketujuh sejak asteroid memasuki atmosfer Bumi di atas Chelyabinsk, Rusia pada 2013. Saat itu sebuah benda asing meledak di udara, melepaskan energi 20 hingga 30 kali lebih banyak daripada bom atom pertama dan menghasilkan pancaran lebih cerah dari matahari. Kejadian itu merusak lebih dari 7.000 bangunan dan melukai lebih dari 1.000 orang.

Selain melacak benda dekat bumi yang dapat menimbulkan ancaman, NASA dan lembaga lainnya saat ini memiliki misi untuk mempelajari asteroid dekat-Bumi yang berpotensi, untuk mengurangi bahaya tabrakan.



Mengetahui ukuran dan orbit asteroid adalah upaya utama, karena hal ini memungkinkan prediksi lebih akurat. Dalam beberapa tahun, Large Synoptic Survey Telescope telah aktif, memungkinkan penemuan puluhan ribu asteroid dalam orbit yang dapat membawa mereka lebih dekat ke Bumi, kata Ed Lu, direktur eksekutif Institut Asteroid dan mantan astronot NASA.

"Ini adalah waktu yang menyenangkan untuk pertahanan planet karena kita berada di ambang banjir mutlak pengamatan baru yang akan memungkinkan kita untuk melacak 10 kali lebih banyak asteroid daripada yang pernah kita lacak sebelumnya,"kata Lu sebagaimana dikutip dari CNN.


SepFoto: asteroid


[Gambas:Video CNBC]




(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading