Ditargetkan Tumbuh 15%, BRI Genjot Kredit UMKM di 2020

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
20 December 2019 20:40
Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Haru Koesmahargyo mengatakan tetap fokus pada sektor mikro pada 2020.
Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Haru Koesmahargyo mengatakan tetap fokus pada sektor mikro pada 2020.

Bahkan kredit mikro ditargetkan mencapai pertumbuhan 15% tahun depan, lebih tinggi dibandingkan segmen lainnya. Hingga kuartal III-2019, BRI telah menyalurkan kredit mikro senilai Rp 701 triliun, atau 77,60% dari total kredit.

"Porsi mikro diperkirakan lebih banyak, dan tumbuh 15%," kata Haru, Jumat (20/12/2019).



Dia juga memperkirakan suku bunga Bank Indonesia, dan Giro Wajib Minimum (GWM) turun lagi maka Net Interest Margin (NIM) bisa tetap stabil. Hingga akhir tahun ini Haru memproyeksikan NIM di kisaran 6,9-7%. Sementara NPL pada 2020 pun diharapkan bisa tetap terjaga.

"Jadi bisa membaik karena kami kami konsentrasi ke mikro dan postnya naik, jadi secara total akak terjaga" kata Haru.

Sementara secara total kredit BRI menargetkan pertumbuhan 10%, dan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) ditargetkan 10-11%.

"Kalau DPK ketat tidak sih, pertumbuhan DPK kurang lebih sama," katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan BRI juga terus berupaya dalam menjaga rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) 2,40% hingga 2,50% pada 2020 atau lebih rendah dari prognosa 2019 sebesar 2,50% hingga 2,65%.


BRI hingga kuartal III-2019 membukukan laba bersih sebesar Rp 24,80 triliun, tumbuh 5,36% secara tahunan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 23,5 triliun.

Dari sisi penyaluran kredit, bank dengan kode saham BBRI tersebut menyalurkan kredit senilai Rp 903,14 triliun atau tumbuh 11,65%, lebih tinggi dari rata-rata industri perbankan sebesar 8,59%.


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading