Waduh! 15 Reksa Dana Campuran Juga Tekor Double Digit

Market - tahir saleh & Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
12 December 2019 15:02

Jakarta, CNBC Indonesia - Kendati tidak separah kinerja reksa dana (RD) saham yang ambles 7,23% dalam sebulan terakhir per November 2019, performa reksa dana jenis campuran juga terjungkal pada periode tersebut sebesar minus 3,22%.

Data Infovesta Utama mencatat, jika dihitung sejak awal tahun hingga akhir November lalu (year to date), kinerja reksa dana campuran masih lebih baik dari reksa dana saham, karena mampu menguat tipis 0,54%. Sementara reksa dana saham secara year to date, ambles hingga 11,44%.

Hal itu ditunjukkan oleh data Infovesta mengacu Infovesta Balanced Fund Index 90 dan Infovesta Equity Fund Index 90. Sedangkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sebulan hingga November turun 3,48%, sementara year to date IHSG minus 2,95%.

Mengacu data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RD campuran memiliki kebijakan investasi maksimal 79% pada instrumen pasar
uang, obligasi, dan saham. Jenis RD ini cocok untuk pemenuhan tujuan keuangan dengan jangka waktu antara 3-5 tahun atau investor dengan profil moderat.


Di sisi lain, reksa dana yang masih mencatat penguatan cukup baik adalah reksa dana pendapatan tetap. Kinerja RD pendapatan tetap yang berbasis obligasi tersebut membukukan kinerja positif sepanjang November, yaitu sebesar 0,53%. Hasil positif itu berkaca dari Infovesta Fixed Income Fund Index 90 yang diterbitkan Infovesta.

RD pendapatan tetap adalah produk reksa dana yang isinya mayoritas efek surat utang, terutama obligasi pemerintah, obligasi korporasi, serta sukuk baik yang diterbitkan pemerintah atau perusahaan baik swasta atau BUMN.

RD pasar uang juga mencetak kinerja yang positif pada bulan ke-11 itu, tepatnya 0,47%, dengan acuan Infovesta Money Market Fund 90.

RD pasar uang adalah produk reksa dana berisikan instrumen pasar uang seperti deposito berjangka dan tabungan bank atau surat utang berumur di bawah 1 tahun.


RD campuran, mengacu data OJK, memiliki fleksibilitas tinggi karena manajer investasi bisa mengalihkan portofolio investasi dari mayoritas di saham menjadi obligasi.

Kinerja RD saham dan RD campuran pada November yang negatif terutama disebabkan oleh turunnya pasar saham, yang tercermin dari IHSG. Indeks ini adalah hasil perhitungan seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

[Gambas:Video CNBC]

15 Reksa Dana Campuran yang Jeblok
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading