Dear CPNS Teenagers! Ini Pesan Sri Mulyani soal Uang Negara

Market - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
11 December 2019 10:17
Dear CPNS Teenagers! Ini Pesan Sri Mulyani soal Uang Negara

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan wejangan kepada para calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari Politeknik Keuangan Negara STAN. Menkeu berpesan agar para PNS kategori 'teenagers' ini berkomitmen menjalankan fungsi bendahara negara sebagai pengelola dan penjaga keuangan negara.

"Saya titipkan harapan para CPNS baru Kemenkeu, selamat datang di Kemenkeu. Hari ini Anda semua resmi masuk menjadi keluarga Kemenkeu, jadi saya sebagai pimpinan Kemenkeu ingin sampaikan selamat datang dan bergabung di Kemenkeu. Kalian semua lulusan D1 dan D3 PKN STAN, dan sebagian besar D1. Kalian yang duduk di sini usia di bawah 20 tahun. Kalau istilahnya Anda teenagers [remaja]," kata Sri Mulyani dalam pidatonya, Rabu (11/12/2019).

Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani Memberikan Ceramah Umum pada Orientasi Pegawai Baru CPNS dari RekruitmenLulusan PKN STAN TA 2019 (CNBC Indonesia/Lidya Julita Sembiring)


Sri Mulyani menegaskan bahwa dengan kerja keras melewati proses rekrutmen, jangan sampai setelah masuk Kemenkeu disia-siakan. Namun dengan masuk di Kemenkeu seharusnya menjadi modal untuk terus bekerja dengan komitmen penuh dan integritas.


"Caranya, pertama, saya tekankan kalian sekarang jadi bagian fungsi bendahara negara sebagai pengelola dan penjaga keuangan negara. Tadi kalian ada yang masuk ke Sekjen, ada ke DJPPR [Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko], dan ada sebagian besar ke [Ditjen] Pajak, sebagian lagi ke DJBC [Bea Cukai]."


Sebab itu, sebagai pengelola keuangan negara, di mana pun ditempatkan di Kemenkeu, harus terus menjaga prinsip tersebut.

"Mungkin kalian belum betul-betul sadar, contohnya ibarat tubuh kalian bagian mata, hidung, kuku, kaki dan perut. Jadi tidak ada bagian lebih penting dari lain. Jadi semua membentuk tubuh Kementerian Keuangan."

Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani Memberikan Ceramah Umum pada Orientasi Pegawai Baru CPNS dari RekruitmenLulusan PKN STAN TA 2019 (CNBC Indonesia/Lidya Julita Sembiring)


Menurut Menteri Terbaik versi CNBC Indonesia 2019 ini, tugas sebagai pengelola keuangan negara ialah setiap tahun membuat dan menyusun APBN yang disampaikan kepada DPR oleh Presiden, lalu dibahas, kemudian ditetapkan menjadi Undang-undang (UU). Jadi setiap tahun, menyusun UU APBN itu melalui proses politik.

"Karena kita adalah institusi dikasi tugas berat yaitu mengumpulkan penerimaan negara. Pajak dan Bea Cukai sangat jelas saya mendapatkan tugas di bagian yang harus kumpulkan penerimaan negara. Ada bagian tidak terlalu kenal, tapi dia penting karena pendapatan negara dari Pajak, Bea Cukai dan PNBP [pendapatan negara bukan pajak] serta hibah. Itulah yang dikelompokkan menjadi penerimaan negara," kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

"[Kita] ini adalah keluarga Kemenkeu yang kelola keuangan negara, kita kumpulkan rupiah per rupiah dari Wajib Pajak dan dunia usaha."

Sebab itu, tegasnya, dalam mengumpulkan penerimaan negara tidak bisa seenaknya tetapi ada rambu dan aturan serta etika. "Yang masuk di WP [wajib pajak] dan BC [Bea Cukai] yang lewat lalu lalang depan kita enggak boleh kita langsung pajaki, itu namanya preman, kita lakukan berdasarkan aturan."

"Ada APBN sifatnya belanja, kalian keluar dari sini, itu semua anggaran negara sangat nyata, gedung ini, seluruh Istora Senayan pakai uang negara yang kita kumpulkan dan kita belanjakan."

"Kalian masuk dan ada [juga] polisi, bertugas, mereka gajinya dari uang negara, jalan yang kalian lewati menggunakan uang negara sebagian dari Kementerian PUPR dan sebagian transfer ke daerah dan mereka belanjakan dan itulah fungsi anggaran kita."


"Dosen-dosen PKN STAN dibiayai oleh uang negara, kalian kuliah di PKN STAN daru uang negara dan petani-petani di daerah dapat subsidi pupuk dari uang negara. Jadi kemana saja kalian menengok di situ disebut foot print dari keuangan negara," tegas Sri Mulyani.

"Kalau sudah belanja dipusat dan daerah, [tapi] ada defisit dan surplus dia dibiayai oleh DJPPR [Ditjen Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko], atau kalian akan kenal dengan [namanya] mengelola utang negara."

"Kalian motor dan [naik] ojek, dia beli bensin Pertamina dan juga dapatkan keuangan negara. Dan seluruh hal kita bangun ini jadi aset negara kita, kekayaan negara kita, baik yang masih dikelola pemerintah dan kita pisahkan ke BUMN-BUMN itu."

"Jadi, kalian, saya ingin sampaikan selamat datang di institusi Kemenkeu, yang luar biasa penting bagi NKRI. Yang kita kerjakan, hasilkan, pikirkan, lakukan itu sangat menentukan maju mundurnya RI ini."

"Kalian cinta enggak Indonesia?" Tanya Sri Mulyani, yang kemudian serentak dijawab: "Cintaaaaa".


Diskon pajak ala Sri Mulyani

[Gambas:Video CNBC]

 

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading