Trump Dikabarkan Cuma Gertak Sambal, Wall Street Dibuka Hijau

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
04 December 2019 22:08
Trump Dikabarkan Cuma Gertak Sambal, Wall Street Dibuka Hijau

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada Rabu (4/12/2019), didorong oleh laporan Bloomberg bahwa pemerintah AS dan China telah kian dekat meneken kesepakatan dagang.

Pada pukul 08:30 waktu setempat (21:30 WIB), Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 150 poin (0,5%), dan berlanjut menjadi 209,06 poin (0,76%) ke 27.711,87 selang 30 menit kemudian. Indeks Nasdaq naik 61,33 poin (0,72%) ke 8.582,07 sementara indeks S&P 500 bertambah 23,38 poin (0,76%) ke 3.116,68.

Dalam laporannya yang mengutip sumber anonim, Bloomberg melaporkan bahwa kedua belah pihak kian dekat untuk menyepakati besaran tarif yang akan dicabut dalam fase pertama kesepakatan dagang.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia bisa saja menunggu sampai dengan pemilu 2020 untuk meneken kesepakatan dagang dengan China. Merespons itu, Dow Jones anjlok 280 poin pada Selasa.

"Volatilitas di bursa saham dalam 72 jam terakhir sangat tidak sejalan dengan besaran asli berita yang berseliweran. Pasar bereaksi terlalu kasar baik ketika menguat maupun melemah merespons pemberitaan," tutur pendiri Vital Knowledge Adam Crisafulli, dalam laporan risetnya, seperti dikutip CNBC International.

Pelaku pasar juga memonitor pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan pemimpin negara anggota NATO. Termasuk juga perkembangan perang dagang yang baru saja dilancarkan Trump ke negara-negara lain di luar China.

Dari Benua Biru, Prancis dan negara anggota Uni Europa telah berjanji akan membalas potensi pengenaan tarif AS terhadap produk Prancis. Perwakilan Dagang AS pada Senin menyusun daftar produk impor asal Prancis yang bakal kena tarif sebesar 100%.

Keputusan itu diambil setelah Negeri Fashion itu mengenalkan pajak digital, yang menurut AS memberikan perlakuan tak adil terhadap perusahaan AS. Langkah serupa akan diambil oleh Inggris dan negara anggota Uni Eropa lainnya.

Secara bersamaan, Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan bahwa pihaknya bisa memberlakukan tarif terhadap produk otomotif Eropa secara umum, meski belum memasukkannya dalam pengumuman pada November kemarin.

Dari sisi fundamental, data ADB dan Moody's Analytics menunjukkan bahwa AS mencatatkan kenaikan slip gaji hanya sebanyak 67.000 bulan lalu, jauh di bawah estimasi pasar sebanyak 150.000.

TIM RISET CNBC INDONESIA





(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading