Analisis Teknikal IHSG

Perang Dagang & Demo Hong Kong akan Bikin IHSG Tertekan

Market - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
12 November 2019 08:46
Perang Dagang & Demo Hong Kong akan Bikin IHSG Tertekan

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan perdagangan Senin (11/11/2019) ditutup turun 29 poin atau melemah 0,47% ke level 6.148.

Untuk perdagangan saham hari ini Selasa (12/11/2019),Tim Riset CNBC Indonesia memprediksi IHSG akan bergerak secara fluktuatif dengan kecenderungan melemah secara terbatas. Rentang pergerakannya diperkirakan pada level 6.100 hingga 6.200.

Dari global, bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) ditutup secara variatif pagi tadi, Indeks Dow Jones menguat hanya 10 poin atau 0,04%, S&P 500 turun 6 poin atau 0,2%, dan Nasdaq turun 11 poin atau 0,13%.


Pelaku pasar masih mencermati hubungan perdagangan AS-China yang masih berjalan, sementara di lain tempat protes yang terjadi di Hong Kong semakin meningkat. Polisi Hong Kong sudah mulai menembaki pemrotes dan membuat beberapa pengunjuk rasa sekarat.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) merilis hasil survei harga properti residensial pada kuartal III-2019. Hasil survei menunjukkan bahwa pertumbuhan harga properti residensial masih tumbuh terbatas.

Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada kuartal III berada di 210,33 atau tumbuh terbatas secara kuartalan (qtq) sebesar 0,55% maupun tahunan 1,8% (yoy). BI memperkirakan IHPR akan sedikit melambat menjadi 0,45% (qtq) pada kuartal IV-2019.

Hal ini membuat secercah harapan bagi indeks properti untuk menguat pada hari ini. IHSG sendiri secara teknikal masih tertekan secara jangka pendek, indeks masih bergerak di bawah rata-ratanya dalam lima hari terakhir (Exponential Moving Average/EMA5), yang dicitrakan garis melintang berwarna ungu.

Ada potensi IHSG akan kembali melemah, hal ini dikarenakan posisinya yang masih belum menyentuh level jenuh jualnya (oversold), menurut indikator teknikal Relative Strength Index (RSI).

Sumber: Refinitiv

TIM RISET CNBC INDONESIA

(yam/yam)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading