Wall Street Dibuka Menguat Tipis

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
08 November 2019 21:46
Wall Street Dibuka Menguat Tipis Foto: REUTERS/Lucas Jackson

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada Jumat (8/11/2019) setelah optimisme perang dagang memicu keluarnya dana dari obligasi AS dan balik ke bursa saham.

Pada pukul 08:40 waktu setempat (21:40) indeks Dow Jones Industrial Average (Dow Jones) melemah 6,39 poin (-0,02%) ke 27.668,41. Indeks Nasdaq naik 3 poin (-0,04%) ke 8.437,23 sementara indeks S&P 500 tertekan 1,32 poin (-0,04%) ke 3.083,67.

Memasuki perdagangan akhir pekan, Indeks Dow Jones naik 1,2% sepanjang pekan berjalan (week to date/WTD). Sementara itu, indeks S&P 500 dan Nasdaq sama-sama naik 0,6%.

Juru bicara Kementerian Perdagangan China pada Kamis mengatakan bahwa kedua negara telah setuju membatalkan kenaikan tarif yang sempat diberlakukan, sebagai bagian dari syarat kesepakatan fase pertama. Pejabat AS akhirnya mengonfirmasi hal tersebut.

"Narasi perdagangan terlihat mendekati bentuk 'kesepakatan fase 1' berdasarkan aliran berita utama akhir-akhir ini," tutur Michael Schumacher, Perencana Trading Global di Wells Fargo Securities, dalam laporan resminya sebagaimana dikutip CNBC International.

Di belahan bumi yang lain, Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan bahwa tidak akan ada kenaikan tarif otomotif antara negara anggota Uni Eropa dengan AS. Presiden AS Donald Trump masih memiliki waktu hingga13 November untuk memutuskan apakah akan mengenakan tarif atas mobil buatan Eropa.

Perkembangan tersebut direspon dengan aksi jual di pasar obligasi. Imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun melompat lebih dari 15 basis poin pada Kamis, menjadi yang tertinggi sejak pemilihan presiden AS tahun 2016. Kenaikan imbal hasil mengindikasikan penurunan harga.

Sentimen positif juga dating dari aspek fundamental di mana mayoritas emiten AS melaporkan kinerja di atas ekspektasi. Sebanyak 425 dari 500 konstituen indeks S&P 500 sudah merilis kinerja kuartal III-2019, dengan 74% di antaranya menurut FactSet tercatat melampaui ekspektasi.

Dari sisi perekonomian, pelaku pasar mengantisipasi rilis sentiment konsumer dan angka penjualan perdagangan grosir.

TIM RISET CNBC INDONESIA 





(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading