The Fed Pangkas Suku Bunga, Harga Emas Naik Tipis

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
31 October 2019 09:14
The Fed Pangkas Suku Bunga, Harga Emas Naik Tipis
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserves (The Fed) kembali memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps). Pemangkasan Fed Fund Rate (FFR) membuat harga emas naik pagi ini.

Harga emas global di pasar spot berada di level US$ 1.498,47/troy ons atau naik 0,22% dari perdagangan kemarin.

Harga emas memang naik tetapi belum kembali menyentuh level psikologisnya kembali di US$ 1.500/troy ons.




Harga emas kembali melesat setelah bank sentral AS, The Fed mengumumkan pemangkasan suku bunga acuannya.

Kebijakan moneter The Fed yang memangkas suku bunga acuan 25 basis poin untuk ketiga kalinya ke kisaran 1,5%-1,75%.

Pemotongan federal funds rate diharapkan dapat memberikan pelumas yang lebih untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi AS yang perlahan terlihat pulih.

Ketika bank sentral tersebut memangkas suku bunga ada kecenderungan dolar AS melemah. Pagi ini indeks dolar yang menunjukkan posisi mata uang dolar di hadapan enam mata uang lainnya melemah 0,34%.

Melemahnya dolar greenback membuat harga emas yang dibanderol dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah. Murahnya harga emas dapat mendongkrak permintaan sehingga mengerek naik harga emas.

Harga emas belum bisa naik banyak karena AS-China masih akan berusaha menyelesaikan kesepakatan tersebut walau Chile membatalkan penyelenggaraan KTT APEC pertengahan November nanti.

"Kami menantikan finalisasi fase pertama dari perjanjian perdagangan bersejarah dengan China dalam jangka waktu yang sama, dan ketika kami memiliki pengumuman, kami akan memberitahu Anda," ujar juru bicara Gedung Putih kepada CNBC International.



TIM RISET CNBC INDONESIA (twg/twg)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading