Menunggu Rapat The Fed, Harga Emas Cuma Bisa Naik Tipis

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
28 October 2019 08:50
Sang logam mulia masih bertahan di kisaran harga US$ 1.500/troy ons. Ilustrasi Emas Batangan (REUTERS/Edgar Su)
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia di perdagangan pasar spot berhasil menguat tipis pagi ini. Sang logam mulia masih bertahan di kisaran harga US$ 1.500/troy ons.

Pada Senin (28/10/2019) pukul 08:20 WIB, harga emas berada di US$ 1.504,93/troy ons. Naik tipis 0,03% dibandingkan posisi akhir pekan lalu.




Kembali menguatnya harga emas ke level psikologis terjadi sejak Kamis pekan lalu seiring kian dekatnya pertemuan komite pengambil kebijakan Bank Sentral AS The Federal Reserve/The Fed pada 30 Oktober waktu setempat. Mengutip CME Fedwatch, probabilitas penurunan suku bunga acuan 25 basis poin (bps) menjadi 1,5-1,75% mencapai 94,1%.

Rilis data ekonomi AS yang mengecewakan membuat pelaku pasar melihat peluang penurunan suku bunga acuan sangat bersar. Kementerian Perdagangan AS melaporkan, pesanan barang tahan lama (durable goods) pada September turun 1,1% secara month-on-month (MoM). Sementara, pesanan barang tahan lama inti (tak memasukkan sektor transportasi) turun 0,3% MoM. 

Penurunan suku bunga acuan tidak menguntungkan bagi mata uang dolar AS. Kala Federal Funds Rate turun, maka imbalan berinvestasi di aset-aset berbasis greenback akan ikut terpangkas. Akibatnya mata uang Negeri Adidaya menjadi kurang dilirik investor sehingga nilainya kemungkinan melemah.

Namun pergerakan harga emas berbanding terbalik dengan dolar AS. Sebab, emas adalah aset yang dibanderol dalam dolar AS. Ketika dolar AS melemah, maka emas menjadi lebih murah bagi investor yang memiliki mata uang lain. Permintaan emas pun berpotensi naik sehingga harga terkerek.


TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Nungguin AS-China dan Brexit, Harga Emas Masih Ogah Gerak


(twg/aji)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading